JPP Kepri Ajak Masyarakat Anambas Jaga Perbatasan

JPP Kepri Ajak Masyarakat Anmabas Jaga Perbatasan

JPP Kepri Ajak Masyarakat Anmabas Jaga Perbatasan

Anambas, (Kepri.info)– Menjaga perbatasan sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah tugas semua pihak. Daerah perbatasan merupakan batas kedaulatan negara, yang harus diperhatikan dan diprioritaskan. Akan hal itu, Jaringan Pemuda Perbatasan (JPP) Kepulauan Riau mengadakan kegiatan seminar dengan tema “Masyarakat Perbatasan, Garda Terdepan Penjaga NKRI” di Anambas, Jum’at (24/2).

Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra yang hadir membuka acara, mengapresiasi kegiatan JPP Kepri. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat di perbatasan, terutama Anambas.
“Generasi muda harus mengambil peran untuk ikut menjaga perbatasan, dari ancaman dan tantangan baik dari dalam maupun luar,” katanya.
Anambas sebagai garda terdepan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari NKRI. Maka semua stakeholder harus berperan menjaga keutuhan NKRI.
“dorongan semua pihak, baik pemerintah, tenaga pendidik, masyarakat dan orang tua perlu ditingkatkan terutama pemahaman mengenai nasionalisme dan Pancasila,” katanya.
Ketua JPP Kepri, Masirwan mengatakan bahwa permasalahan perbatasan harus segera diselesaikan, agar kesenjangan tidak semakin besar.
“Masalah seperti pendidikan, kesehatan, pelayanan air bersih, jalan, serta infrastruktur lainnya menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditangani,” katanya.
Presiden Jokowi dengan program Nawa Citanya, diharapkan mampu mengenjot laju pembangunan didaerah perbatasan. Apalagi Kepri sebagai daerah perbatasan yang cukup startegis untuk menjadi pilot project pengembangan wilayah pesisir kepulauan.
“spirit Nawa Cita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran (pesisir) dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI, merupakan program yang perlu didukung. Banyak daerah-daerah pesisir di Kepulauan Riau yang perlu mendapatkan sentuhan dari pemerintah,” katanya.
Oleh karenanya, arah pembangunan dan pos-pos anggaran yang ada, sudah selayaknya dititik beratkan pada penguatan basis maritim, baik dalam segi pemberdayaan ekonomi maupun pemenuhan infrastruktur.
“96% wilayah Kepri adalah perairan, oleh karenanya, arah pengelolaan anggaran baik dari pusat maupun daerah sebaiknya dititik beratkan pada penguatan sektor maritim. Namun lebih dari itu, sektor maritim harus mampu memberikan nilai pemasukan (PAD) bagi daerah,” katanya.
Hadir sebagai narasumber Kapten Inf Syamsuwarno, dari TNI Angkatan Darat, Kapten Hadi Siswanto, Danlanal Tarempa, Bobferizal, Kepala Bagian Operasi Polres Anambas serta H. Edi Batara dari tokoh masyarakat.
Kapten Hadi Siswanto dalam paparannya mengatakan bahwa generasi muda harus memahamai serta mengamalan falsafah Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Pancasila adalah ideologi negara, yang harus diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penguatan kedaulatan negara baik didarat, laut, dan udara adalah tugas dan tanggungjawab warga negara,” katanya.
Dalam rangka, melibatkan masyarakat untuk penjagaan NKRI, Lanal Anambas telah beberapa kali melakukan operasi kegiatan bersama masyarakat. Kegiatan semi militer, dilakukan untuk mempersiapkan pasukan cadangan bila suatu saat diperlukan.
Kapten Inf Syamsuwarno juga mengatakan bahwa pemuda harus menjadi garda depan penjaga NKRI. Semangat bela negara harus terus digelorakan, karena semangat itulah yang akan menjadikan benteng bagi NKRI.
“Pemuda hari ini adalah harapan bangsa dimasa mendatang. Saat ini krisis moral sedang terjadi di Indonesia, maka orang tua dan pendidik sangat berperan dalam membentuk kepribadian pemuda melalui pendidikan karakter yang lebih menonjolkan tingkah laku, sopan santun, dan etika,” katanya.
Kegiatan diikuti oleh sekitar 150 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, pemuda serta pelajar Kabupaten Anambas.(r/dee)
kepri.info

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *