Mendekati 1 Syawal , di Malalo Syiar Islam Makin ‘Mengental’

Senator DPD RI Nofi Chandra serahkan bantuan buat pemuda Nagari Malalo Tanah Datar dan berpesan kegiatan keagamaan harus berkesinambungan di nagari itu, Rabu 21/6 (foto: rusmel)

Senator DPD RI Nofi Chandra serahkan bantuan buat pemuda Nagari Malalo Tanah Datar dan berpesan kegiatan keagamaan harus berkesinambungan di nagari itu, Rabu 21/6 (foto: rusmel)

Malalo (Kepri.info) —Tak selamanya umat Islam makin dipenghujung Ramadhan sibuk mempersiapkan segala hal menyangkut Lebaran, bahkan maaf melupakan kalau dipenghujung Ramadhan adalah malam pengampunan.

Di Nagari Malalo justru semakin dekat 1 Syawal warganya semakin kental syiar Islamnya. Seperti malam H-4 Idul Fitri justru warga memenuhi masjid, apalagi hadirnya tokoh muda Sumbar yang juga Senator DPD RI Nofi Chandra (NC)

‘Pak NC berbaur religi bersama kami warga di masjid ada suasana beda hadirnya Pak NC malam ini di Malalo,”ujar tokoh nagari Malalo Herman Sugiharto saat memberikan sambutan di Masjid Darul Abrar Lembang Malalo Kabupaten  Tanah Datar, Rabu 21/6 kemarin.

Nofi Chandra hadir untuk mengapresiasi remaja dan pemuda Nagari Malalo Tiga Jurai yang melaksanakan Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) dan Cerdas Cermat tingkat Remaja di negeri ujung utara Danau Singkarak tersebut.

Apresiasi dan hadir langsung peraih suara terbanyak ke empat pada Pemilihan DPD RI di Pemilu 2014 termasuk membuat antusias warga hadir mengikuti kegiatan syiarnya Islam di nagari tersebut.

“Allhamdulillah lai nio Pak Nofi datang ka kampuang awak (mau juga Pak Nofi datang ke kempung kita),” ujar spontan seorang warga saat bersalaman dengan Nofi Chandra.

Hadirnya Senator DPD RI asal Sumbar bak magnit bagi masyarakat yang datang berduyun duyun hingga memadati masjid Darul Abrar Lembang.

“Luar biasa malam ini, MTQ pertama di masjid dihadiri anggota DPD-RI yang dulu kita pilih bersama. Jujur, untuk pertama kali, nagari  kita dikunjungi tokoh Nasional yang merupakan putra terbaik Sumatera Barat, sajak nagari ko takambang alun ado pejabat nan duduak di Senayan singgah lai(sejak nagari ini ada belum pernah ada anggota DPD/DPR RI datang ke sini)  pak Nofi” ujar Herman Sugiarto, yang merupakan anggota DPRD Tanah Datar.

Wajar anak nagari setempat berkesan atas kehadiran Nofi Chandra. Bahkan menurut Herman, mengundang pun tidak lewat undangan formal.

“Tidak seperti pejabat atau tokoh tokoh yang lain, pak Nofi sangat mudah dihubungi dan tanpa diundang resmi, kecuali hanya melalui telepon saja, beliau mau juga datang ke Malalo,”ujarnya Herman.

Kehadiran Nofi Candra bersama ustad Buya Azwar Amir di Malalo, nagari yang dipertautkan secara emosional oleh Danau Singkarak dengan kampung Nofi Candra, Saniangbaka di Kecamatan X Koto Singkarak, membuat masyarakat bertahan di masjid hingga dini hari.

Sementara Wali Nagaro, Mulyadi, disamping mengapresiasi kegiatan remaja masjid dan memotivasi agar masyarakat selalu mendorong terbangunnya harmonisasi, sekaligus menyampaikan program pembangunan du nagari Muaro Malalo.

“MTQ dan cerdas cermat tentang ke Islaman jadi satu dari banyak kegiatan untuk membentengi diri pemuda di nagari ini,”ujarnya.

Mulyadi juga mengatakan mensyiarkan Islam harus dan penting bagi warga, selain itu warga juga inginkan penbangunan kesehatan.

“Allhamdulillah  tahun 2017 ini akan dibangun Puskesmas rawat inap di Malalo, sehingga masyarakat tidak harus ke Padang Panjang lagi mau berobat,” jelasnya.

Senator DPD RI Nofi Chandra mengaku tidak ada batasannya berbaur dengan rakyat. “Ambo ko urang kampuang juo nan kabatulan diberi amanah apak-apak jo ibuk-ibuk (saya orang kampung juga yang kebetulan diberi amanah oleh bapak dan ibu-ibu) jadi wakil daerah di DPD RI lewat Pemilu 2014,”ujar Nofi.

Terkait apresiasi warga Malalo, Nofi Chandra menawarkan beragam langkah sebagai terobosan mendapatkan dana-dana pembangunan.

Menurut Nofi, sebagai Anggota Komite II DPD RI yakni mengajukan ke pemerintah proposak apresiasi warga.

“Ajukan proposal lewat pemerintah daerah dan tembusan kepada saya selaku wakil daerah Sumbar di DPD RI,” ujar Nofi.

Adanya tembusan itu menjadi komitmen Anggota DPD RI supaya gigih mengawal dan mendesak kementerian.

Sedangkan, terkait dengan kegiatan keagamaan di Malalo Nofi Chandra berharap berkesinambungan.

“Serangan keimanan anak muda sekarang luar biasa kuatnya, kemajuan teknologi tidak semuanya positif, pasti ada negatifnya, lewat penguatan iman dan taqwa generasi muda mangkus untuk memfilter apa saja yang negatif dari kemajuan teknologi kekinian,”ujarnya.(red)

kepri.info

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *