Terdorong Rasa Sayang, Eva Terpaksa Menyingkir Dari Rumah

Tanjungpinang (Kepri.Info) – Sejak beberapa waktu terakhir, Eva wanita yang beberapa hari berselang melabrak suaminya AG dirumah MP WIL nya yang juga berstatus isteri orang mengakui telah menyingkir dari rumah yang mereka tempati bersama keluarganya.

Namun menurut dia hal ini terdorong rasa cintanya terhadap keluarga kecilnya yang merupakan suami dan sepasang anak yang gagah dan cantik buah cintanya dengan AG yang telah dilalui bersama selama 24 tahun usia pernikahan nya.

“Saya sengaja menyingkir dari rumah saya, meninggalkan anak, suami dan bahkan papa saya yang sehari hari hanya bisa duduk di kursi roda,” cerita Eva pada Kepri.Info sembari mengusap bulir bening yang terlihat menetes disudut matanya.

Dengan sedikit membuang muka Eva tampak berusaha tegar tanpa ingin terlihat kegundahan yang menerpa relung hatinya. Setelah menarik nafas cukup dalam wanita ini kembali menuturkan asal muasal kenapa dia keluar dan dituding minggat bahkan stress oleh AG.

Dia memutuskan keluar dari rumah setelah adanya cekcok antara dirinya dengan AG yang berujung tindak kekerasan terhadap dirinya yang dilakukan AG.

“Dia mencekik saya didepan papa saya yang kondisinya tengah sakit makanya saya keluar dari rumah kami. Bukan berarti takut tapi saya kawatir jika sanak saudara saya tahu dan membawa masalah ini ke ranah hukum dia bisa di penjara atau bahkan karirnya bisa habis, kasihan dia, kasihan anak anak saya,”ucapnya sembari pura pura mainkan ujung jilbab nya yang disapukan kewajahnya mengelap air mata yang kembali terlihat menetes dikedua kelopak matanya.

Namun, lanjut Eva, walaupun dia tak tidur dan tinggal lagi dirumah yang mereka bangun bersama tak jauh dari Damkar suka berenang tersebut, siang hari Eva tetap menyempatkan diri datang memasak dan menyiapkan kan makan buat papa dan anaknya. Sementara AG boleh dikatakan sudah tak pernah lagi makan dirumah.

” Kalaupun pulang paling ganti baju mandi dan pergi lagi,” tambah Eva.(bersambung)

kepri.info

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *