Menu

Mode Gelap
Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025 Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen Desentralisasi dan Krisis Dokter Gigi di kecamatan Belakang Padang Otonomi yang Terbatas: Tantangan Desentralisasi di Kota Industri Batam

Kepri

FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan

badge-check


					Sekda Roni saat FGD terkait seragam sekolah gratis di Bintan.(Foto : Humpro Pemkab Bintan) Perbesar

Sekda Roni saat FGD terkait seragam sekolah gratis di Bintan.(Foto : Humpro Pemkab Bintan)

BINTAN, Kepri.info – Program seragam gratis, seperti seragam sekolah, tas, sepatu dan beberapa perlengkapan lainnya yang ada di Kabupaten Bintan sangat menarik perhatian banyak kalangan. Program penuh manfaat ini bahkan menjadi rujukan beberapa daerah untuk melihat teknis serta pelaksanaanya.

“Ada beberapa evaluasi, tujuannya untuk program inu semakin efektif. Salah satunya untuk transportasi sekolah gratis tahun 2026 nanti dipindahkan ke Dinas Perhubungan” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama DPRD Bintan dengan tema Evaluasi Kebijakan Pendidikan Studi Kasus Program Bantuan Pendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Bintan, Rabu (26/11) di Ruang Rapat II Bandar Seri Bentan.

Pemerintah Kabupaten Bintan sendiri berharap evaluasi ilmiah yang dilakukan bisa menjadi dasar perbaikan kebijakan agar program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat ini bisa terus eksis dan semakin baik. Hasil temuan lapangan, para wali murid bahkan guru berharap program ini akan terus berlanjut.

Anggota DPRD Bintan, Elyza Riani, sempat memaparkan bahwa dirinya ingin melihat tantangan yang menjadi aspek dasar kemajuan dunia pendidikan di Bintan. Di samping semua capaian positif mulai dari menurunnya angka putus sekolah, meningkatkan pendaftaran siswa baru, termasuk antisipasi angka kecelakaan siswa dengan disediakannya transportasi sekolah gratis (bus dan kapal/pompong).

“Sapras (sarana prasarana) yang sudah menunjang harus kita perkuat dengan evaluasi secara mendalam. Agar kita tahu dimana sisi minus yang harus diperbaiki. Tujuan utamanya agar pendidikan di Bintan semakin maju dan berkualitas, program ini menjawab keluh kesah para orang tua terkait kebutuhan biaya pendidikan. Di aspek lainnya, ada hal yang juga perlu diperkuat, seperti kekurangan guru dan beban berlebihan di luar tugas pokok guru” jelas Elyza.

Hasil FGD ini akan menjadi rangkuman yang selanjutnya menjadi bahan kajian pelaksanaan program ke depan. Beberapa catatan yang didapat akan ditindaklanjuti secara internal.

Diketahui bersama, tahun 2025 ini telah dibagikan 6851 stel seragam (termasuk tas, sepatu, kaos kaki dan perlengkapan lainnya) bagi siswa baru TK, SD dan SMP. Kemudian juga disediakan 43 unit bus sekolah dan 24 unit kapal/pompong sekolah.

Reporter : M.Nazarullah
Redaktur : Yulita Dani Kusumawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

29 November 2025 - 13:22 WIB

Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025

29 November 2025 - 13:10 WIB

Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen

29 November 2025 - 12:56 WIB

Pemprov Kepri Pangkas TPP ASN 7,65 Persen Mulai 2026, Dialihkan untuk PPPK

27 November 2025 - 13:14 WIB

Jadwal Keberangkatan Kapal Ferry di Tanjungpinang 27 November 2025

27 November 2025 - 08:30 WIB

Trending di Kepri