KEPRI INFO–Realisasi Investasi Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Provinsi Kepulauan Riau dari tahun 2022 hingga tahun 2025 terus mengalami peningkatan, Senin (18/05)
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Riau, Hasfarizal Handra mengatakan, nilai investasi pada tahun 2022 lalu mencapai 18,220,916,755,000.00 Triliun.
“Dari capaian tersebut, total PMA pada tahun 2022 lalu, mencapai 13,403,492,655,000.00 Triliun. Sedangkan untuk PMDN, realisasi Investasi mencapai 4,817,424,100,000.00 Triliun,”jelasnya.
Sementara untuk tahun 2023, realisasi investasi mencapai 20,161,872,520,000.00.Triliun. Dimana, realisasi Investasi PMDN mencapai 8,856,623,200,000.000 Triliun. Sementara realisasi PMA mencapai 11,308,249,320,000.00 Triliun.
“Sedangkan untuk tahun 2024, realisasi investasi terus mengalami peningkatan. Dimana, pada tahun tersebut realisasi investasi mencapai 47,261,825,486,943.00 Triliun,”ungkapnya.
Dari total tersebut, Investasi dalam bentuk PMA mencapai 37,244,469,071,215.00 Triliun. Sementara nilai Investasi PMDN mencapai 10,017,356,415,728.00 Triliun.
Sementara untuk tahun 2025, realisasi Investasi di Provinsi Kepulauan Riau mencapai 64,675,535,175,883.00 Triliun.
Dari angka tersebut, realisasi PMA pada tahun 2025 lalu mencapai 43,435,107,532,522.00 Triliun. Sedangkan nilai Investasi PMDN mencapai 10,017,356,415,728.00 Triliun.(ADV)
Redaktur: Suaib








