oleh

Kapal Nelayan di Pulau Panjang Pecah dan Tenggelam, Korban Ditemukan Terapung Diatas Fiber

2 Nelayan Asal Desa Pulau Panjang Ditemukan Terapung Diatas Fiber Akibat Kapal Pecah Dihantam Ombak.

 

NATUNA, Kepri.info – Sebuah kapal nelayan berukuran 3GT pecah dan tenggelam akibat dihantam ombak disekitaran perairan Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Panjang, Natuna. Jum’at, (16/02).

Kepala Desa Pulau Panjang, Eko Saputra saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Eko, kejadian bermula saat kapal nelayan milik warganya itu berlayar kembali dari Pulau Serasan menuju Pulau Panjang.

Kendati ombak besar mencapai 1,4 meter, mengakibatkan kapal pecah dan tenggelam pada jarak sekitar 8 mil dari daratan Pulau Panjang.

“Nelayan itu warga kami Desa Pulau Panjang atas nama Dedi (30) dan Sitam (40), mereka hendak kembali pulang dari Pulau Serasan, tapi ditengah perjalanan kapal mereka dihantam ombak dan tenggelam”, terang Eko.

Tim Rescue Unit SAR Serasan Jepang Pencarian Terhadap Korban.

Sementara Kepala Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Budiman mengatakan pihaknya menerjunkan tim rescue dari Kantor Unit Sar Serasan.

Karena jarak tempuh yang cukup jauh, kedua korban lebih dahulu berhasil diselamatkan oleh nelayan dari Desa Pulau Kerdau yang memang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian.

Saat ini kata Budiman, korban telah dibawa dan dievakuasi kediamannya di Desa Pulau Panjang dalam keadaan baik.

“Korban sempat bertahan dan terapung diatas sebuah fiber sebelum berhasil diselamatkan oleh para nelayan Desa Pulau Kerdau”, ujar Budiman.

Lebih lanjut Budiman menghimbau, para nelayan di wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna untuk sementara waktu tidak melaut karena cuaca saat ini sedang buruk. (Zal).

Komentar