oleh

Lapuk Dimakan Usia, DPRD Kepri Sidak Pelabuhan Ponton Bulang Linggi yang Ambruk Itu

GALERY FOTO

Waka I DPRD Kepri Hj Dewi Ansar bersama Komisi III DPRD Kepri melakukan Sidak ke Pelabuhan Speed Bulang Linggi Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, yang sempat ambruk beberapa waktu lallu, pada Rabu (03/02/2021).

KEPRI.INFO, BINTAN – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di pelabuhan Speed Bulang Linggi Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Rabu (03/02/2021).

Tampak dalam kunjungan komisi III tersebut dihadiri Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepulauan Riau Hj Dewi Kumalasari MPd, Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan (Dishub) Prov Kepulauan Riau Azis Kasim Djou.

Waka I DPRD Kepri Hj Dewi Ansar bersama rombongan saat sidak di Pelabuhan Bulang Linggi.

Kepala Bidang Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, Azis Kasim Djou mengatakan, pihaknya beserta rombongan DPRD Kepri melakukan peninjauan lantaran beberapa hari yang lalu pelabuhan tersebut ambruk.

“Pada awal Januari lalu, akibat angin dan hentaman gelombang ponton rusak dan lepas dari pengikatnya,” ujarnya, Rabu (03/2/2021).

Waka I DPRD Kepri Hj Dewi Ansar bersama rombongan saat sidak di Pelabuhan Bulang Linggi.

Azis mengatakan pengerjaan pertama yang akan dilakukan adalah perbaikan ponton.

Menurutnya, dalam waktu dekat ini Pemerintah Provinsi Kepri dalam hal ini tanggung jawab Dishub provinsi akan segera melakukan pengerjaan perbaikan ponton.

Waka I DPRD Kepri Hj Dewi Ansar bersama rombongan saat sidak di Pelabuhan Bulang Linggi.

Azis menuturkan, adapun sumber dana pembangunan perbaikan pelabuhan tersebut akan segera diupayakan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

“Saat ini tangga turun dan naik penumpang tinggal satu dipelabuhan ini, keadaannya kurang memungkinkan kalau terus begini, untuk menjaga yang tidak diinginkan perbaikan ponton harus sesegera dilaksanakan,“ kata Azis.

Waka I DPRD Kepri Hj Dewi Ansar bersama rombongan saat sidak di Pelabuhan Bulang Linggi.

“Diperkiarakan pengerjaan rehab ponton tersebut memakan waktu satu bulan dimulai dari penanganannya,” tutupnya.

Narasi/Foto: Tim Galery Foto/Humas DPRD Kepri

Komentar