BINTAN – Sebanyak 17 jurnalis yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang dan AJI Batam dinyatakan kompeten setelah mengikuti Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar di Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (SAR Kepri), Ceruk Ijuk, Kabupaten Bintan, Sabtu hingga Minggu (17–18 Oktober 2026).
Uji kompetensi tersebut bertujuan meningkatkan profesionalisme jurnalis sekaligus memastikan penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan tugas peliputan dan penyajian informasi kepada masyarakat.
Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana, mengatakan pelaksanaan UKJ merupakan bagian dari upaya mendorong jurnalis agar bekerja secara profesional, berintegritas, serta mematuhi Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku AJI.
“UKJ ini digelar untuk mendorong jurnalis bekerja secara profesional sesuai Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers dan Kode Perilaku AJI,” kata Sutana, Senin (19/10/2026).
Dalam pelaksanaan ujian tersebut, tiga penguji hadir secara langsung, yakni Nikolas Panama, Budisantoso Budiman, dan Dwidjdo Utomo Maksum.
Sutana menjelaskan, dari total 17 peserta, sebanyak 15 orang merupakan anggota AJI Tanjungpinang, sedangkan dua peserta lainnya berasal dari AJI Batam. Para peserta mengikuti ujian berdasarkan jenjang kompetensi masing-masing.
Ia menyebutkan, peserta UKJ tersebut terdiri atas jurnalis dari jenjang muda, madya, dan utama.
Berdasarkan keputusan ketiga penguji, seluruh peserta yang mengikuti UKJ dinyatakan kompeten.
“Dari hasil keputusan ketiga penguji, seluruh peserta dinyatakan kompeten,” ujarnya.
Pelaksanaan UKJ pada 2026 ini menjadi penyelenggaraan ketiga bagi AJI Tanjungpinang. Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan pada 2019 dan 2023.
Uji kompetensi tersebut mengacu pada standar kompetensi wartawan yang ditetapkan Dewan Pers, dengan tiga jenjang, yakni wartawan muda, madya, dan utama.
Melalui pelaksanaan UKJ, diharapkan para jurnalis semakin meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta komitmen terhadap etika jurnalistik dalam menghasilkan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggung jawabkan.
Penulis; Yuli
Redaktur: Suaib







