KEPRI.INFO,TANJUNGPINANG — Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau mendiskualifikasi empat atlet cabang panjat tebing dari kontingen Kota Batam.
Keputusan ini diambil setelah adanya keberatan dari sejumlah kabupaten/kota terkait keabsahan keempat atlet tersebut.
Wakil Ketua PB Porprov Kepri, Eddy Rifana, mengatakan lima kabupaten/kota sepakat cabor panjat tebing tetap dilaksanakan, dengan syarat keempat atlet asal Batam tidak boleh diturunkan dan harus diganti.
“Ini sudah disepakati, maka cabor ini tetap dilanjutkan. Namun empat atlet asal Batam diganti,” jelasnya, Selasa (3/11/2026).
Menurut Eddy, pergantian ini dinilai kondisional dan mendesak, serta telah disetujui oleh seluruh kontingen.
Sementara itu, Ketua Cabor Panjat Tebing KONI Batam, Dian Desima, menyatakan pihaknya menerima keputusan tersebut demi kemajuan olahraga di Kepri. Pihaknya akan membahas secara internal pengganti keempat atlet tersebut.
Namun, Dian membantah tudingan bahwa keempat atlet tersebut bukan warga Batam.
“Keempatnya warga Batam, mereka juga tinggal dan ber-KTP Batam,” tegasnya.
Diketahui, Bintan, Tanjungpinang, Karimun, dan Natuna mempertanyakan status keempat atlet yang diduga berasal dari luar Kepri.
Perundingan berlangsung alot hingga Senin malam, 2 November 2026, di Hotel Pelangi, Tanjungpinang.
Awalnya sempat kabar pertandingan dibatalkan, namun akhirnya disepakati berjalan dengan syarat pergantian atlet.
Penulis: Yuli
Redaktur: Suaib







