Menu

Mode Gelap

Kepri

Prevelensi Stunting Kepri Alami Penurunan, Kadiskominfo Kepri Berikan Apresiasi

badge-check


					Saat Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Kinerja Percepatan Penurunan Stunting yang digelar oleh BKKBN Kepri di Tanjungpinang, Senin, 19/8/2024 (Diskominfo Kepri) Perbesar

Saat Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Kinerja Percepatan Penurunan Stunting yang digelar oleh BKKBN Kepri di Tanjungpinang, Senin, 19/8/2024 (Diskominfo Kepri)

Prevelensi Stunting Kepri Alami Penurunan, Kadiskominfo Kepri Berikan Apresiasi

Saat Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Kinerja Percepatan Penurunan Stunting yang digelar oleh BKKBN Kepri di Tanjungpinang, Senin, 19/8/2024 (Diskominfo Kepri)

 

 

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Prevalensi stunting di Provinsi Kepulauan Riau mengalami penurunan yang signifikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Riau memberikan Apresiasi.

Sebagaimana terungkap dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Laporan Kinerja Percepatan Penurunan Stunting yang digelar oleh BKKBN Kepri di Tanjungpinang, Senin (19/8/2024).

Penurunan angka prevalensi stunting di tingkat provinsi mengalami penurunan dari 17,6% pada tahun 2021 menjadi 15,4% pada tahun 2022. Di kabupaten dan kota, prevalensi stunting yang paling signifikan tercatat di Kabupaten Karimun, di mana angka stunting menurun dari 17,6% pada tahun 2021 menjadi 13,3% pada tahun 2022. Kota Tanjungpinang juga berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 18,8% pada tahun 2021 menjadi 15,7% pada tahun 2022.

Sementara itu, di Kepulauan Anambas, prevalensi stunting turun dari 21,7% pada tahun 2021 menjadi 14,0% pada tahun 2022. Kabupaten Lingga dan Natuna juga menunjukkan penurunan, dengan Lingga turun dari 25,4% pada tahun 2021 menjadi 18,9% pada tahun 2022, dan Natuna dari 18,0% pada tahun 2022 menjadi 16,1% pada tahun 2023.

Namun, Kota Batam justru mengalami kenaikan prevalensi stunting, dari 15,2% pada tahun 2022 menjadi 16,1% pada tahun 2023. Kenaikan ini menandakan adanya tantangan yang masih perlu diatasi di daerah urban seperti Batam, meskipun berbagai upaya telah dilakukan.

Pemerintah Provinsi Kepri melihat kenaikan ini sebagai peringatan untuk memperkuat program-program penanganan stunting di Batam dan memastikan upaya intervensi yang lebih efektif diterapkan di lapangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Hasan, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen penuh untuk menurunkan prevalensi stunting melalui program intervensi yang terstruktur dan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di seluruh kabupaten dan kota di Kepri, terutama di wilayah yang masih menunjukkan tren kenaikan seperti Batam. Berbagai program seperti peningkatan gizi melalui PMT, penguatan kapasitas tenaga kesehatan, dan pelaksanaan pengukuran serta surveilans secara berkala terus kami gencarkan,” ujarnya

Hasan juga menekankan pentingnya pencegahan stunting dari akar masalahnya.

“Program peningkatan kualitas sanitasi, akses air bersih, serta edukasi gizi bagi para ibu hamil dan keluarga menjadi prioritas kami. Kami berupaya keras agar penurunan ini tidak hanya sementara, tetapi berkelanjutan,” jelasnya

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kepri juga terus memperkuat koordinasi antar Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di berbagai tingkatan, serta memberikan perhatian khusus kepada keluarga berisiko tinggi.

“Sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan ini,” katanya

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang telah berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Kepulauan Riau.

Dengan penurunan prevalensi stunting yang sudah mulai terlihat di sebagian besar wilayah, Pemerintah Provinsi Kepri optimis dapat mencapai target penurunan prevalensi hingga 10,20% pada tahun 2024, menjadikan Kepri sebagai salah satu provinsi dengan penanganan stunting yang efektif di Indonesia. (Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Pastikan Ketahanan Pangan Kepri Aman, Wagub Nyanyang Dampingi Endipat Wijaya Kunjungi Perum Bulog Batam

24 April 2026 - 11:49 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mendampingi Anggota Komisi I DPR RI Dapil Kepri Endipat Wijaya mengunjungi Gudang Perum Bulog di Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (24/4/2026).

Hadiri Talkshow Pendidikan Nihon Nagoya Festival 2026, Wagub Apresiasi Kreativitas Generasi Milenial Kepri

24 April 2026 - 09:55 WIB

Hadiri Talkshow Pendidikan Nihon Nagoya Festival 2026, Wagub Apresiasi Kreativitas Generasi Milenial Kepri

Lincah, Petugas Damkar Tanjungpinang Panjat Tiang Bendera Setinggi 15 Meter

23 April 2026 - 18:18 WIB

Tan Arifin Rambe, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang saat memanjat tiang bendera setinggi lebih kurang 15 meter, Kamis (23/04) sore. F-kepriinfo

Sukses Membangun SDM di Wilayah Kepulauan, Gubernur Ansar Bakal Terima Penghargaan NGA 2026

23 April 2026 - 17:40 WIB

Sejumlah menteri yang akan hadir dalam acara tersebut, Jum'at (24/04)

Wagub Nyanyang Tekankan Pentingnya Penguatan Keamanan Maritim saat Peresmian Mako Bakamla

23 April 2026 - 11:28 WIB

Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., C.H.R.M.P., didampingi Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, Kamis (23/09)
Trending di Kepri