Menu

Mode Gelap

Advertorial

Investasi Kepri Melonjak di Akhir 2024, PMA Naik 21,91 Persen pada Triwulan IV

badge-check


					Tabel Perbandingan Realisasi Investasi Tahun 2023 dan 2024. (DPMPTSP Kepri) Perbesar

Tabel Perbandingan Realisasi Investasi Tahun 2023 dan 2024. (DPMPTSP Kepri)

TANJUNGPINANG, Kepri.info-Realisasi investasi di Provinsi Kepulauan Riau menutup tahun 2024 dengan capaian positif.

Pada triwulan IV, total investasi—gabungan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)—mencapai Rp16,44 triliun, tumbuh 13,11 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Hal ini disampaikan Kadis PTSP Kepri, Hasfarizal Handra.

Ia mengatakan, lonjakan terutama didorong meningkatnya arus investasi asing yang tumbuh signifikan selama periode tersebut.

“PMA pada triwulan IV tercatat mencapai US$923,48 juta, atau naik 21,91 persen dari triwulan III. Sebaliknya, PMDN sedikit melemah dengan penurunan 18,40 persen, meski secara tahunan masih menunjukkan pola pertumbuhan stabil,”jelasnya.

Ia juga menyebutkan, kenaikan PMA berkaitan dengan perbaikan iklim investasi, stabilitas ekonomi global, serta masuknya investasi besar pada sektor manufaktur dan teknologi.

-Batam dan Bintan Penyumbang Terbesar

Kota Batam mempertahankan dominasinya sebagai pusat investasi Kepri. Sepanjang triwulan IV, Batam mencatatkan PMA sebesar US$270,33 juta, dengan total akumulasi tahun 2024 mencapai US$1,15 miliar atau 46,18 persen dari total PMA Kepri.

Kemudian, Kabupaten Bintan menyusul dengan total US$752,29 juta, ditopang realisasi besar pada triwulan III dan IV.

Untuk PMDN, Batam kembali mencatat nilai tertinggi sepanjang tahun dengan total Rp8,15 triliun.

Bintan berada di posisi kedua dengan Rp939,79 miliar. Kabupaten Kepulauan Anambas, Lingga, dan Natuna mencatatkan kontribusi lebih kecil, tetapi tetap menunjukkan tren peningkatan pada triwulan IV.

Dari sisi sektor, investasi asing paling banyak mengalir ke industri kendaraan bermotor dan alat transportasi lain dengan nilai US$548,99 juta pada triwulan IV.

“Sektor ini menjadi tulang punggung pertumbuhan PMA Kepri, disusul sektor jasa lainnya, industri logam dasar, perdagangan, serta industri mesin dan elektronik,”ujarnya.

Sektor primer seperti pertanian dan perikanan masih menyumbang porsi kecil, yakni hanya 0,46 persen dari total PMA. Sebaliknya, sektor sekunder terutama manufaktur mendominasi 75,93 persen realisasi investasi asing.

-Perumahan dan Kawasan Industri Kuasai PMDN

Pada PMDN triwulan IV, sektor Perumahan, Kawasan Industri, dan Perkantoran menjadi penerima investasi terbesar dengan realisasi Rp1,05 triliun.

Sektor pertambangan, transportasi dan pergudangan, serta listrik, gas, dan air turut memberikan kontribusi signifikan.

Sepanjang tahun 2024, sektor tersier menjadi penyumbang PMDN terbesar, menunjukkan tingginya minat investor domestik terhadap sektor jasa, properti, dan kawasan industri yang terus berkembang.

-Belanda dan Singapura Jadi Investor Terbesar

Belanda menjadi investor terbesar pada triwulan IV dengan nilai US$551,03 juta, disusul Singapura sebesar US$298,96 juta. Kedua negara ini menyumbang lebih dari 70 persen total PMA triwulan IV.

Secara tahunan, Singapura tetap menjadi negara asal investor terbesar sepanjang 2024 dengan total realisasi mencapai US$1,37 miliar, jauh mengungguli Belanda di posisi kedua dan Tiongkok di posisi ketiga.

Hasfarizal menyampaikan bahwa peningkatan investasi pada akhir tahun menjadi bukti kepercayaan investor asing maupun domestik terhadap stabilitas ekonomi daerah.

“Pemerintah daerah memastikan akan terus memperkuat layanan perizinan, penyederhanaan regulasi, serta menyediakan fasilitas pendukung investasi yang lebih kompetitif,”tegasnya.(Advertorial)

Reporter: Sayed Mahadi Putra
Redaktur: Yulita Dhani Kusumawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

DPUPP Kepri Segera Lelang Fisik Monumen Bahasa, Pelaksanaan Dilapangan diharapkan Terlaksana Juli Mendatang

4 Mei 2026 - 16:39 WIB

DPUPP Kepri Segera Lelang Fisik Monumen Bahasa, Pelaksanaan Dilapangan diharapkan Terlaksana Juli Mendatang

Triwulan Pertama Capaian Investasi di Kepri Mencapai 23,798 Triliun

24 April 2026 - 14:31 WIB

Realisasi data investasi di Kepri berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM RI

144 JCH Tanjungpinang Dilepas, Wali Kota Lis Titip Doa untuk Keberkahan dan Kesejahteraan Kota

17 April 2026 - 13:21 WIB

Walikota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah saat melepas Keberangkatan Calon Jemaah Haji dari Kota Tanjungpinang, 17 April 2026

Komitmen Berikan Kemudahan Berinvestasi, DPMPTSP Kepri Berikan Pendamping Bagi Investor

6 April 2026 - 14:50 WIB

Komitmen Berikan Kemudahan Berinvestasi, DPMPTSP Kepri Berikan Pendamping Bagi Investor

Gubernur Ansar Serahkan Laporan Keuangan Unaudited Tahun Anggaran 2025 ke BPK Kepri 

1 April 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyerahkan penyampaian Laporan Keuangan Unaudited Pemerintah Provinsi Kepualaun Riau Tahun Anggaran 2025, bertempat di Kantor BPK Batam Centre, Senin (30/3). F-Kominfo Kepri
Trending di Advertorial