Menu

Mode Gelap

Kepri

Pemprov Kepri Pangkas TPP ASN 7,65 Persen Mulai 2026, Dialihkan untuk PPPK

badge-check


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memberikan keterangan. (Nuzli Rhamadhani) Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memberikan keterangan. (Nuzli Rhamadhani)

TANJUNGPINANG, Kepri.info- Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dipastikan akan mengalami pemangkasan mulai 2026.

Kebijakan ini diambil guna mengalihkan sebagian anggaran untuk pembayaran tunjangan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Pemangkasan tersebut juga dipicu oleh penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang berkurang hingga Rp.495 miliar, sehingga Pemprov Kepri perlu menekan pos belanja pegawai.

“Mulai tahun depan TPP ASN dikurangi 7,65 persen sebagai langkah penghematan,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat diwawancarai awak media, Rabu (26/11/2025).

Ia menyampaikan bahwa dana hasil efisiensi itu akan dialokasikan untuk memenuhi hak tunjangan PPPK tahap pertama dan kedua, karena PPPK juga wajib memperoleh tunjangan seperti ASN lainnya.

“Mereka juga berhak menerima tunjangan, asalkan kinerja tetap dijaga,”ujarnya.

Menurutnya, besaran pemotongan TPP tersebut masih tergolong kecil, mengingat beberapa daerah lain memangkas hingga 25 persen bahkan ada yang meniadakannya sama sekali.

Ansar meminta ASN tetap menunjukkan performa terbaik.

“Kalau kondisi APBD kembali membaik, kita bisa berikan yang lebih besar,” tegasnya.

Pemprov Kepri juga akan terus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah.

Ia menegaskan bahwa perusahaan daerah akan diberdayakan secara maksimal, terutama dalam pengelolaan potensi labuh jangkar.

“Kita akan terus berusaha meningkatkan pendapatan daerah,” tutupnya. (Nzl)

Reporter: Nuzli Rhamadhani

Redaktur: Jendaras Karloan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Penimbunan dan Pemotongan Lahan di Batu IX Terus Berjalan, Izin UKL-UPL di Pertanyakan 

22 September 2026 - 17:53 WIB

Penimbunan dan Pemotongan Lahan di Batu IX Terus Berjalan, Izin UKL-UPL di Pertanyakan 

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

21 September 2026 - 10:51 WIB

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

Pasien Datang ke IGD RSUD Tanjungpinang, Keluarga Sebut Ditolak, Direktur Buka Suara

16 September 2026 - 19:58 WIB

Pasien Datang ke IGD RSUD Tanjungpinang, Keluarga Sebut Ditolak, Direktur Buka Suara

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

14 September 2026 - 20:26 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

Kualitas Udara Tak Sehat, Disdik Kepri Berlakukan Sekolah Daring untuk SMA-SMK di Tanjungpinang

14 September 2026 - 18:55 WIB

Kualitas Udara Tak Sehat, Disdik Kepri Berlakukan Sekolah Daring untuk SMA-SMK di Tanjungpinang
Trending di Kepri