Menu

Mode Gelap

Kepri

Debat Perdana Pilkada Tanjungpinang Disorot: Pengamat Kritik Tema dan Panelis

badge-check


					Pengamat Politik yaki Robby Patria, Selasa (22/10/2024)-Hendrik Perbesar

Pengamat Politik yaki Robby Patria, Selasa (22/10/2024)-Hendrik

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Debat perdana Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang pada minggu 10 Oktober 2024 lalu telah usai terlaksana.

Pro kontra masyarakat ramai menghiasi platform media sosial terkait pandangan gagasan yang disampaikan oleh masing masing pasangan calon pada malam kemarin.

Hal itu pun tak luput dari sorotan pengamat politik yaki Robby Patria yang mengatakan bahwa debat yang di inisiasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang harus di evaluasi.

Menurutnya, tema yang di suguhkan sangat visioner dan bagus, namun belum bisa di pakai pada debat Pilkada pada tahun 2024 ini.

“Temanya sangat melangit dan tinggi, blue economy, habis itu smart city, harusnya lebih membumi temanya,” kata Robby.

Roby menjelaskan bahwa blue economy itu sangat tidak cocok di sematkan pada Kota Tanjungpinang, karena Tanjungpinang potensi ekonomi nya bukan berada di laut.

“Kalau Kepri masuk, karena daerahnya 96 persen lautan, Tanjungpinang lautnya terbatas, jadi apa yang mau di manfaatkan dengan sedikitnya jumlah lautan,” tanyanya.

Sementara, untuk tema smart city, seberapa besar dari visi misi paslon untuk menciptakan kota yang canggih itu.

Karena smart city bukan hanya digitalisasi di beberapa bidang saja, namun juga seluruh konektivitas yang ada di Kota Tanjungpinang sudah harus terkoneksi dari satu daerah ke daerah lainnya.

Dia mencontohkan seperti transportasi umum yang saat ini belum mumpuni dan tidak saling terhubung, bahkan sulitnya akses untuk bepergian ke daerah terpencil lainnya.

Diharapkan konsep kota pintar ini nantinya dapat menjangkau semua pelayanan publik, terkoneksi satu sama lain dan masyarakat mendapatkan kenyamanan atas pelayanan yang telah di siapkan oleh pemerintah.

“Bus dari pamedan ke pusat pemerintahan aja tidak ada sampai sekarang, harusnya kan calon harus mengarah ke situ dalam gagasannya, itu baru namanya smart city, kota pintar, memudahkan masyarakat dalam menggunakan fasilitas umum,” sebutnya.

Contoh lainnya, seperti hotspot publik, atau jaringan wifi gratis yang belum merata, padahal konsep dari kota pintar tersebut sangat lah luas kalau di dalami oleh pemimpin terpilih nantinya.

Selain itu, Roby juga menyoroti panelis yang di tampilkan juga tidak sesuai kapasitas dan tidak memiliki pemahaman yang lebih soal tema yang di berikan.

“Seperti tema kebudayaan, apakah kemarin itu apakah ada budayawan yang menjadi panelis atau perwakilan LAM yang diundang, kan tidak ada, jadi ini perlu di koreksi oleh pihak penyelenggara,” tegasnya.

Dari rangkaian debat pertama, Roby berpesan agar menjadi perhatian khususnya KPU dalam mengundang panelis yang berkompeten dalam keilmuan yang di milikinya.

Sehingga tema debat dan pertanyaan yang dilontarkan sesuai dan terarah kepada masing masing pasangan calon.

“Mudah mudahan debat kedua nanti semakin bagus,” jelasnya. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Andi Cori Klarifikasi Polemik “Berbenah” dan PBG, Sebut Akar Masalah Bermula Sejak Era Rahma

29 April 2026 - 23:06 WIB

Tokoh masyarakat Tanjungpinang, Andi Cori Patahuddin,

Dinas Kominfo Kepri Sosialisasikan Nobar Pildun 2026, Wajib Daftar Ke TVRI 45 Hari Sebelum Kickoff

29 April 2026 - 17:50 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Hendri Kurniadi bersama jajarannya menerima kunjungan Direktur TVRI Wilayah Kepulauan Riau Yenni Marlinda yang juga didampingi jajarannya, Selasa (28/4) di Dompak. F-Kominfo Kepri

Sekda Misni Bekali CPNS Kepri: ASN Harus Adaptif, Berintegritas, dan Jadi Solusi di Tengah Tantangan Zaman

29 April 2026 - 17:37 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXV Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Rabu (29/4) F. Kominfo Kepri

Ratusan Izin Perumahan di Keluarkan Pemkot dari 2020 Hingga 2024 Awal, ACP Pertanyaan Pengawasan OPD

29 April 2026 - 14:59 WIB

Andi Cori Patahudin mempertanyakan kelayakannya izin dan pengawasan OPD teknis terhadap 200 lebih izin Perumahan yang dikeluarkan Pemerintah Kota Tanjungpinang sejak 2020 hingga 2024 Awal. 

Pembangunan Tak Sesuai Master Plan, Konsumen Perumahan Cristal Abadi Berang

29 April 2026 - 14:19 WIB

Salah satu konsumen Perumahan Cristal Abadi, Andi Cori Patahudin saat membeberkan sejumlah masalah di perumahan tersebut, Rabu (29/04) F-Kepri.info
Trending di Tanjungpinang