KEPRI.INFO–Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui Pos SAR Tanjung Balai Karimun resmi mengusulkan penutupan Operasi SAR terhadap satu orang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Takong Hiu, Kabupaten Karimun, Jum’at (27/03).
Nelayan tersebut diketahui bernama Syamsir (52), warga Sungai Lakam Barat, Kabupaten Karimun.
Ia berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan selamat pada Jumat sore.
Fazzli, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat korban pergi melaut untuk menjaring tenggiri pada Kamis (26/03) pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 22.00 WIB
“Korban sempat menghubungi istrinya, Ibu Leni, dan mengabarkan bahwa mesin kapal pompong yang digunakannya mengalami kerusakan akibat kehabisan oli. Namun, setelah komunikasi tersebut, korban tidak kunjung kembali hingga pihak keluarga melaporkan kejadian ini ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun pada Jumat (27/03) pukul 13.50 WIB,”jelasnya.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun yang berjumlah enam personel langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Car Type II dan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Setelah melakukan penyisiran di sekitar area pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban pada pukul 17.15 WIB di Perairan Karimun Anak.
Korban segera dievakuasi dan langsung diantarkan ke rumah pihak keluarga di Pulau Pongkar.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 17.30 WIB untuk mengakhiri operasi. Seiring dengan kembalinya seluruh unsur potensi SAR ke kesatuan masing-masing, Operasi SAR ini dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.
Pihak Basarnas menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur yang terlibat dalam keberhasilan penyelamatan ini.
Redaktur: YL








