Menu ✖

Mode Gelap

Kepri

Jaga Silaturahmi dan Terus Berkontribusi Bagi Pembangunan

badge-check


					Jaga Silaturahmi dan Terus Berkontribusi Bagi Pembangunan Perbesar

Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengatakan momen Halal Bihalal adalah momen berkumpul dan bersilaturahim, terlebih dalam keadaan sehat walafiat, merupakan anugerah dan nikmat yang patut kita syukuri. Selain menjaga hubungan dengan Pencipta-Nya, manusia juga diperintahkan untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

“Silaturahmi itu membuka pintu rezeki. Rezeki tidak terbatas pada materi semata. Namun kesehatan, kesempatan, keluarga, sahabat, adalah juga rezeki yang tidak ternilai harganya,” kata Isdianto saat memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Lingga di Gedung Daerah Dabo, Lingga, Ahad (21/06) petang.

Jika menilik sejarah cerita Isdianto, Sulawesi Selatan dan Kepulauan Riau memiliki hubungan historis yang sangat kuat. Seperti ketahui bersama bahwa banyak pelaut-pelaut Bugis yang sangat terkenal dan cakap dalam menaklukkan samudera pada masa peperangan dahulu. Mereka bahkan menjadi pahlawan yang turut mengusir penjajah dari negeri Kepulauan Riau ini.

“Sampai saat ini masih banyak warga keturunan Bugis yang menetap di beberapa wilayah Kepri dan melahirkan keturunan hingga beberapa generasi. Beberapa daerah kita bahkan memiliki kampung bernama Kampung Bugis,” ceritanya.

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan menurut Isdianto tentu menjadi wadah pemersatu masyarakat Bugis perantauan. Prinsip “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” tentu sangat melekat oleh siapapun yang merantau ke negeri orang. Banyak saudara-saudara perantau yang sudah melekat dan menyatu dengan adat budaya tempat tinggalnya, bahkan berasimilasi atau menikah dengan masyarakat tempatan.

“Hal ini tentu saja memperkaya khasanah budaya serta menunjukkan bahwa perbedaan budaya justru dapat menyatukan dan tidak menjadi penghalang. Ini pula yang memperkaya budaya kita serta memperluas wawasan,” Ujarnya.

Halal Bihalal di tahun ini jelas Isdianto mungkin terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terkait kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Sebagian besar dari kita tidak bisa Mudik atau Pulang Kampung, tidak bisa berjabat tangan langsung. Namun, percayalah semua itu tidak mengurangi esensi dari niat kita untuk saling bermaafan dan menjalin silaturahmi.

“Semoga Halal Bihalal ini dapat lebih mengeratkan tali silaturahim antar masyarakat Sulawesi Selatan di Kabupaten Lingga, serta menjadi ajang untuk tetap memelihara dan melestarikan nilai-nilai budaya Bugis di perantauan,” harapnya.

Sementara itu Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kabupaten Lingga Mustafa dalam laporannya menyampaikan bahwa warga Sulawesi Selatan di Lingga saat ini berjumlah 3.000 orang dan tersebar di 13 Kecamatan dan telah hidup berbaur dengan masyarakat setempat.

“Suku bugis sejak dahulu telah ada dan berperan besar dalam mengusir penjajah di tanah Melayu, oleh karena itu kami merasa bukan sebagai pendatang namun kami merupakan warga Kepri yang dalam darah kami mengalir darah bunda tanah Melayu, maka dari itu kami siap untuk bersinergi dengan Pemerintah untuk membangun Kabupaten Lingga dan Pemerintah Provinsi Kepri yang tercinta ini,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Peringati HUT Ke-81 TNI, Koarmada I Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan

29 September 2026 - 08:49 WIB

Peringati HUT Ke-81 TNI, Koarmada I Kobarkan Semangat Juang Pahlawan Melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan

DPM FEBM UMRAH Gelar Seminar Interaktif, Dicky Novalino Bahas Peran Strategis Mahasiswa

27 September 2026 - 11:16 WIB

DPM FEBM UMRAH Gelar Seminar Interaktif, Dicky Novalino Bahas Peran Strategis Mahasiswa

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

23 September 2026 - 21:35 WIB

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

21 September 2026 - 10:51 WIB

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

14 September 2026 - 20:26 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB
Trending di Kepri