Menu

Mode Gelap
Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025 Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen Desentralisasi dan Krisis Dokter Gigi di kecamatan Belakang Padang Otonomi yang Terbatas: Tantangan Desentralisasi di Kota Industri Batam

Kepri

Mantan Wako Tanjungpinang Rahma Prihatin, Program Seragam Sekolah Gratis Dibatalkan Pemko

badge-check


					Rahma saat menyerahkan bantuan seragam gratis kepada siswi SMP di Tanjungpinang ketika masih menjabat Wali Kota Perbesar

Rahma saat menyerahkan bantuan seragam gratis kepada siswi SMP di Tanjungpinang ketika masih menjabat Wali Kota

Rahma saat menyerahkan bantuan seragam gratis kepada siswi SMP di Tanjungpinang ketika masih menjabat Wali Kota (Istimewa/Kepri.info)

 

 

 

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Mantan Wali Kota (Wako) Tanjungpinang, Rahma merasa prihatin, atas kebijakan Pemko Tanjungpinang, yang menghapus program Seragam Sekolah Gratis yang sangat dinanti masyarakat tersebut.

“Terus terang saya kaget, sedih dan prihatin pas dihubungi banyak orang yang menyampaikan masalah itu,” ucap Rahma saat diwawancarai, melalui whatsapp, Senin (12/8/2024)

Sebagai orang yang mencetuskan program tersebut saat bersama Almahrum Syahrul, Rahma juga tidak habis pikir dengan tim anggaran pemko yang tega menghapus seragam gratis, karena adanya defisit anggaran.

Menurutnya, program bantuan seragam sekolah gratis ini dapat diutamakan.

“Kenapa harus bantuan masyarakat yang dikorbankan. Kan masih banyak kegiatan lainnya yang bisa ditunda,” ucapnya.

Sebagai orang yang pernah memimpin pemerintahan, Rahma mengaku cukup tahu, seperti apa pola penganggaran di pemerintahan. Ini adalah kebijakan, dan ada skala prioritas yang bisa dipilih dan dipilah.

“Kendati demikian, saya tetap bersyukur, waktu memimpin kemarin, program seragam gratis ini tuntas ditunaikan setiap tahunnya,” ujarnya

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Tanjungpinang, Teguh Ahmad, Senin (12/8/2024), mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP se Tanjungpinang, di Aula SMP 4 Jalan Basuki Rahmat.

Teguh mengatakan, tujuan para kepsek ini dikumpulkan, untuk memberitahukan tentang keputusan pembatalan program seragam gratis tahun anggaran 2024.

“Dengan berat hati, kebijakan ini saya sampaikan, karena Pemko Tanjungpinang sedang mengalami defisit anggaran,” ujarnya Senin (12/8/2024).

Teguh menjelaskan, bahwa program ini sebenarnya sudah mulai jalan, pada tahap syarat administrasi lelang pengadaan seragam gratis sekolah. Tapi akhirnya harus dibatalkan, karena masalah anggaran.

“Kemarin saya dihubungi Pak Sekda sebagai Ketua TAPD dan meminta agar program ini ditunda dulu, karena memang keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut Teguh menyampaikan, bahwa sebelumnya dirinya sudah melobi Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tanjungpinang, agar supaya tetap diberikan anggaran, dan menjalankan program ini.

“Saya sudah lobi, kalau pun tak bisa 4 pasang baju, minimal baju merah putih dan putih biru SMP saja yang diadakan. Ternyata anggaran tetap tak cukup,” ungkapnya. (rik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

29 November 2025 - 13:22 WIB

FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan

29 November 2025 - 13:16 WIB

Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025

29 November 2025 - 13:10 WIB

Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen

29 November 2025 - 12:56 WIB

Pemprov Kepri Pangkas TPP ASN 7,65 Persen Mulai 2026, Dialihkan untuk PPPK

27 November 2025 - 13:14 WIB

Trending di Kepri