Menu ✖

Mode Gelap

Kepri

Peringati Hari Jadi Otonom ke-23, Pemko Tanjungpinang Gelar Malam Hiburan

badge-check


					Hari Jadi Otonom ke-23, Pemko Tanjungpinang Gelar Malam Hiburan Rakyat, Jum'at (18/10/2024)- Diskominfo Tanjungpinang Perbesar

Hari Jadi Otonom ke-23, Pemko Tanjungpinang Gelar Malam Hiburan Rakyat, Jum'at (18/10/2024)- Diskominfo Tanjungpinang

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang mengajak masyarakat untuk menghadiri malam hiburan rakyat memperingati Hari Jadi ke-23 Kota Otonom Tanjungpinang, di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Minggu (20/10/2024), mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB.

Berbagai hiburan menarik akan disajikan, mulai dari penampilan Toples Band hingga pertunjukan seni dari Sanggar Bintan Telani, Malay Nusantara, Staman Ma Akustik, dan Kuda Kepang Budoyo Kreasi Tirto Mulyo.

Selain itu, fashion show akan menampilkan busana tradisional khas Tanjungpinang seperti Baju Kebaya Labuh, Baju Belah Bentan, dan Baju Pesak Enam, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Dirjen Kebudayaan.

Busana adat lainnya, seperti Cekak Musang, Teluk Belanga, dan Potong Cina, juga akan diperkenalkan dalam peragaan tersebut.

“Kami mengajak masyarakat untuk meramaikan acara ini. Selain hiburan, ini juga menjadi ajang pelestarian dan apresiasi terhadap busana tradisional, terutama Baju Belah Bentan dan Pesak Enam yang telah ditetapkan sebagai WBTb,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muhammad Nazri, Jum’at (18/10/2024).

Setelah ditetapkan sebagai WBTb, pihaknya berencana untuk lebih menggalakkan penggunaan Baju Belah Bentan dan Pesak Enam sebagai busana adat masyarakat Tanjungpinang, termasuk Baju Kebaya Labuh.

Langkah ini akan dimulai di lingkungan pemerintah, instansi swasta, dan BUMN agar pakaian tersebut dapat menjadi busana khas kota Tanjungpinang

“Melalui fashion show ini, kami ingin memperkenalkan lebih luas busana-busana tradisional tersebut sebagai bagian dari warisan budaya yang perlu kita lestarikan dan banggakan, sehingga menjadi ciri khas yang melekat pada identitas Tanjungpinang,” tambah Nazri.

Nazri berharap, rangkaian acara ini dapat mempererat rasa kebersamaan sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Acara ini menjadi momentum penting untuk merenungkan perjalanan kota otonom yang kaya akan nilai sejarah dan tradisi,” tutupnya. (Rik/rilis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bandara RHF Salurkan Bantuan Rp27,9 Juta untuk Rumah Ibadah di Sekitar Bandara

21 Oktober 2026 - 16:20 WIB

Bandara RHF Salurkan Bantuan Rp27,9 Juta untuk Rumah Ibadah di Sekitar Bandara

Pendaftaran Lomba Akustik Melayu Square Tanjungpinang Ditutup Dua Hari Lagi, Hadiah Jutaan Rupiah Menanti

20 Oktober 2026 - 12:07 WIB

Pendaftaran Lomba Akustik Melayu Square Tanjungpinang Ditutup Dua Hari Lagi, Hadiah Jutaan Rupiah Menanti

17 Jurnalis AJI Tanjungpinang dan Batam Dinyatakan Kompeten Usai Ikuti UKJ

19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

17 Jurnalis AJI Tanjungpinang dan Batam Dinyatakan Kompeten Usai Ikuti UKJ

Ziarah ke Pulau Penyengat, Kapolda Kepri Salurkan Bansos dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

18 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Ziarah ke Pulau Penyengat, Kapolda Kepri Salurkan Bansos dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Rp4,3 Miliar Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpinang, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar

14 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Rp4,3 Miliar Barang Ilegal Dimusnahkan Bea Cukai Tanjungpinang, Potensi Kerugian Negara Rp2,6 Miliar
Trending di Tanjungpinang