Menu

Mode Gelap
Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025 Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen Desentralisasi dan Krisis Dokter Gigi di kecamatan Belakang Padang Otonomi yang Terbatas: Tantangan Desentralisasi di Kota Industri Batam

Kepri

Ribuan Umat Katolik Rayakan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja Tanjungpinang

badge-check


					Suasana gereja saat merayakan natal, Rabu (25/12/2024)-Hendrik Perbesar

Suasana gereja saat merayakan natal, Rabu (25/12/2024)-Hendrik

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Sebanyak 3.000 umat Katolik menghadiri perayaan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja, Jalan Anggrek Merah, Kilometer 5, Tanjungpinang, pada Rabu (25/12/2024).

Para peserta ibadah ini tidak hanya berasal dari Tanjungpinang, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikan momen Natal ini sebagai simbol persatuan umat Kristiani.

Dalam khotbahnya, Romo Agustinus Pramodo menyampaikan pesan penting tentang persatuan dan toleransi.

Ia mengajak seluruh umat Kristiani untuk bersama-sama membangun bangsa dan menjaga harmoni antarumat beragama.

“Kita harus hidup dengan hati yang terbuka dan saling mengasihi. Toleransi adalah tentang menghormati perbedaan,” ujar Romo.

Romo Agustinus juga mengucapkan terima kasih kepada petugas TNI, Polri, serta organisasi lintas agama yang turut menjaga keamanan selama perayaan berlangsung.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan penjagaan yang diberikan. Semoga Tuhan membalas kebaikan ini,” tambahnya.

Perayaan Natal tahun ini mengusung tema besar “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”, yang mengajak umat untuk merenungkan makna kelahiran Yesus yang membawa cinta kasih bagi dunia.

Sebagai bagian dari perayaan, Gereja juga menghadirkan miniatur kandang domba lengkap dengan hewan ternak seperti kambing.

Kreasi ini bertujuan menghidupkan kembali suasana kelahiran Yesus ribuan tahun lalu.

“Kandang dan hewan ternak yang kami tampilkan hanyalah simbol untuk mengingatkan bahwa Yesus lahir dalam kesederhanaan, namun membawa cinta kasih yang besar bagi dunia,” jelas Romo.(Rik)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Puncak Hari Jadi Ke-77 Kabupaten Bintan, Ini Info Terkait Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

29 November 2025 - 13:22 WIB

FGD Program Seragam Gratis, Evaluasi Menuju Kemajuan Dunia Pendidikan Bintan

29 November 2025 - 13:16 WIB

Bupati Roby Jadi Finalis Most Inspiring Tourism Leader di Ajang WIA 2025

29 November 2025 - 13:10 WIB

Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional, Bintan Raih Penghargaan Perlindungan Konsumen

29 November 2025 - 12:56 WIB

Pemprov Kepri Pangkas TPP ASN 7,65 Persen Mulai 2026, Dialihkan untuk PPPK

27 November 2025 - 13:14 WIB

Trending di Kepri