Menu ✖

Mode Gelap

Kepri

Wagub Kepri Tekankan Kebijakan Strategis untuk Pengembangan Perumahan Perkotaan

badge-check


					Keterangan Foto: Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat foto bersama Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan KemenPKP RI Noviza Arsyad, Bupati/Wali Kota dari Provinsi kepri, Riau dan Sumbar, (Diskominfo Kepri). Perbesar

Keterangan Foto: Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat foto bersama Direktorat Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan KemenPKP RI Noviza Arsyad, Bupati/Wali Kota dari Provinsi kepri, Riau dan Sumbar, (Diskominfo Kepri).

BATAM, Kepri.info – Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menekankan diperlukan kebijakan strategis dalam usaha pengembangan perumahan di kawasan perkotaan.

Penegasan disampaikan Nyanyang saat membuka Rapat Koordinasi dan Sinergi Penanganan Permasalahan Perumahan Perkotaan Provinsi Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Riau bertempat di Ruang Balairung Sari BP Batam, Kamis (24/07/2025).

Mengawali sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan jika Pemerintah Provinsi Kepri memilki kokitmen penuh untuk terus mendukung setiap langkah guna mengembangkan satu kawasan permukiman, termasuk dengan menyediakan berbagai fasilitas pendukung di dalamnya.

Pemerintah Provinsi Kepri juga terus mendukung semua kebijakan program 3 Juta rumah yang digagas pemerintahan Prabowo Gibran, yang ditandai dengan telah dilaksanakannya rehabilitasi 99 unit rumah tidak layak huni pada tahun 2025 ini.

“Tahun depan, kita juga telah menganggarkan tidak kurang 700 unit rumah layak huni di seluruh wilayah Kepulauan Riau, ” jelasnya.

Selain itu, lanjut Wagub, Pemerintah Provinsi Kepri juga selalu berkomitmen untuk terus menangani kawasan permukiman pesisir, mengingat wilayah Kepri merupakan Provinsi terdiri lautan dan kepulauan.

Pemprov Kepri disebut Wagub telah membangun tidak kurang 200 unit rumah untuk suku laut yang ada di Kabupaten Lingga.

“Termasuk kita telah melakukan rehabilitasi 10 rumah tidak layak huni yang ada di Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang dan 9 rumah tidak layak huni di Pulau Temoyong Kota Batam, ” tambahnya.

Bahkan untuk melalukan penanganan atas permasalahan rumah tidak layak huni di pesisir, Pemprov Kepri telah melakukan sejumlah langkah.

Diantaranya, rehabilitasi, pengusulan pembangunan rumah susun, pengusulan pemugaran kawasan hingga relokasi kawasan kumuh pesisir.

“Itulah kebijakan yang terus dilakukan, guna mendukung kebijakan perumahan bagi masyarakat kurang mampu termasuk yang ada di Kepulauan Riau, “pungkas Wagub Nyanyang. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Polda Kepri Ungkap Peredaran Narkotika di Batam, Sita 518 Gram Sabu dan 75 Ekstasi

23 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Polda Kepri Ungkap Peredaran Narkotika di Batam, Sita 518 Gram Sabu dan 75 Ekstasi

Kapolda Kepri Temui Tokoh Masyarakat Galang, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

21 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kapolda Kepri Temui Tokoh Masyarakat Galang, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

73.477 Benih Lobster Diselamatkan di Batam, Bareskrim Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan ke Vietnam

21 Oktober 2026 - 13:24 WIB

73.477 Benih Lobster Diselamatkan di Batam, Bareskrim Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan ke Vietnam

17 Jurnalis AJI Tanjungpinang dan Batam Dinyatakan Kompeten Usai Ikuti UKJ

19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

17 Jurnalis AJI Tanjungpinang dan Batam Dinyatakan Kompeten Usai Ikuti UKJ

Ziarah ke Pulau Penyengat, Kapolda Kepri Salurkan Bansos dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

18 Oktober 2026 - 14:12 WIB

Ziarah ke Pulau Penyengat, Kapolda Kepri Salurkan Bansos dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Trending di Kepri