Menu

Mode Gelap

Kepri

Listrik di Seluruh Kepri Kini Terang 24 Jam

badge-check


					Keterangan Foto: Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat menyalakan panel listrik di kawasan terpencil beberapa waktu lalu, (Diskominfo Kepri). Perbesar

Keterangan Foto: Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, saat menyalakan panel listrik di kawasan terpencil beberapa waktu lalu, (Diskominfo Kepri).

TANJUNGPINANG, Kepri.info Tanggal 8 Juli 2025 menjadi sejarah bagi Kepulauan Riau.

Terhitung tanggal itu, listrik di seluruh ibu kota di provinsi ini telah menyala non stop selama 24 jam.

Tidak ada lagi ibu kota kecamatan di Kepri yang menyala parah waktu.

Ini ditandai dengan telah beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Desa Pulau Panjang, Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna selama 24 jam penuh.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyampaikan kabar gembira itu, Kamis (10/07/2025).

Pengoperasian PLTD Desa Pulau Panjang ini dikatakan Gubernur Ansar menjadi penanda tuntasnya misi besar Pemerintah Provinsi Kepri dalam memastikan seluruh ibu kota kecamatan di wilayah kepulauan ini kini mendapatkan akses listrik non-stop sepanjang hari.

Ini adalah tonggak penting dalam pemerataan pembangunan di Kepri. Untuk pertama kalinya, seluruh ibu kota kecamatan kini menikmati listrik 24 jam tanpa jeda,” ujar Gubernur Ansar di Tanjungpinang.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Kepri, M Darwin menambahkan, capaian ini merupakan hasil kerja sama yang erat dan berkelanjutan antara pemerintah daerah dan PLN.

Kolaborasi Pemprov Kepri dan PLN menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kepri Terang. Ini bukan pekerjaan satu instansi saja, melainkan hasil dari kerja sama berkelanjutan yang terus dibangun,” ujarnya.

Darwin juga menyebutkan bahwa Dinas ESDM akan terus mendukung langkah-langkah strategis serupa, terutama dalam memperluas akses energi dan mendorong keberlanjutan layanan kelistrikan di pulau-pulau kecil yang masih berkembang.

Sebelum program ini dijalankan, masyarakat Desa Pulau Panjang hanya menikmati listrik selama 14 jam per hari.

Keterbatasan itu membatasi ruang gerak banyak aktivitas vital, dari kegiatan belajar-mengajar, pelayanan publik, hingga usaha ekonomi rumahan.

Kini, dengan pasokan listrik yang menyala sepanjang hari, kehidupan warga menjadi jauh lebih produktif dan stabil.

Pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Kepri bersama PLN telah meningkatkan jam nyala listrik menjadi 24 jam di 13 lokasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Sebanyak 11 dari lokasi tersebut adalah ibu kota kecamatan, yang sebelumnya belum mendapatkan layanan kelistrikan penuh.

Sisanya adalah dua wilayah penting lain yakni Pulau Pemping di Kota Batam dan wilayah Numbing di Kabupaten Bintan.

Dengan selesainya pengoperasian PLTD Pulau Panjang, tidak ada lagi ibu kota kecamatan di Kepri yang gelap pada malam hari.

Gubernur Ansar menegaskan bahwa pengoperasian listrik 24 jam ini bukan sekadar soal penerangan, tetapi menjadi simbol kehadiran negara yang merata hingga ke pulau-pulau terluar.

Kehadiran listrik yang andal disebut Gubernur dapat membuka peluang besar bagi kemajuan pendidikan, karena pelajar kini bisa belajar di malam hari dengan lebih nyaman.

Di sisi lain, pelaku UMKM dan warga yang menjalankan usaha rumahan pun bisa memperpanjang jam operasionalnya, meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga.

Tak hanya itu, layanan digital seperti internet, komunikasi, serta akses informasi daring juga menjadi lebih stabil dan menjangkau wilayah yang sebelumnya kerap terisolasi.

Rasa aman dan kenyamanan warga pun meningkat signifikan, karena penerangan yang menyala sepanjang malam turut menciptakan lingkungan yang lebih kondusif.

Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PLN dan pihak terkait yang telah bahu membahu mewujudkan misi ini.

Ia berharap, keberhasilan ini menjadi semangat baru dalam mendorong pembangunan berkeadilan di seluruh Kepri, di mana listrik tidak hanya sekadar menyala di rumah warga, tapi benar-benar menyulut semangat kemajuan dan pemerataan.

Pemerintah Provinsi Kepri terus berkomitmen memastikan setiap wilayah, sekecil dan sejauh apa pun, tetap mendapat perhatian yang sama. Kita ingin listrik tidak hanya menjadi penerang, tapi juga penanda kemajuan,” tutup Gubernur Ansar. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

PWI Tanjungpinang Gelar Goes to Campus di UMRAH, Bahas Kesiapan Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja.

29 Juni 2026 - 15:08 WIB

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tanjungpinang menggelar kegiatan Goes to Campus di Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Senin (29/6/2026)

Meriahkan Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolresta Tanjungpinang Lepas Ribuan Peserta Fun Walk Tanjungpinang

28 Juni 2026 - 17:18 WIB

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol. Indra Ranu Dikarta, secara langsung melepas para peserta, Sabtu (27/06)

Hadiri Reuni PGAN, Ansar: Perkuat Silaturahmi dan Semangat Pengabdian untuk Daerah

28 Juni 2026 - 10:29 WIB

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Reuni Akbar Alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Tanjungpinang Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (27/6) malam.

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri

27 Juni 2026 - 17:19 WIB

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri, Jumat (26/06)

Polresta Tanjungpinang Serahkan Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah

26 Juni 2026 - 11:45 WIB

Polresta Tanjungpinang melalui Polsek Tanjungpinang Timur melaksanakan kegiatan penyerahan kunci rumah hasil program bedah rumah kepada warga penerima manfaat, Abdul Aziz, di Kampung Karang Rejo RT 02 RW 08, Jalan Satria Gang Satria 4, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Jumat (26/6/2026).
Trending di Tanjungpinang