Menu

Mode Gelap

Kepri

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri

badge-check


					Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri, Jumat (26/06) Perbesar

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri, Jumat (26/06)

KEPRI.INFO – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad dan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia Atip Latipulhayat secara resmi membuka Dragon Boat Race 2026 di kawasan Pelantar 3, Kota Tanjungpinang, Jumat (26/6).

Event budaya dan olahraga yang telah menjadi agenda tahunan masyarakat Tanjungpinang ini kembali digelar selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Juni 2026.

Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita perlombaan yang disaksikan ribuan masyarakat yang memadati kawasan pesisir Pelantar 3.

Turut hadir pula Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura dan Wakil Walikota Tanjungpinang Raja Ariza.

Antusiasme warga begitu tinggi untuk menyaksikan adu kecepatan tim perahu naga yang berlaga di perairan Tanjungpinang.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad mengatakan Dragon Boat Race bukan sekadar perlombaan olahraga air, tetapi juga menjadi simbol keberagaman budaya, semangat kebersamaan, serta kekayaan tradisi bahari yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau.

“Dragon Boat Race merupakan salah satu warisan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Tanjungpinang.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan terus mendukung pelestarian event-event budaya seperti ini karena mampu mempererat persatuan masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata yang sangat potensial,” ujar Ansar.

Menurut Ansar, penyelenggaraan event budaya yang dikemas secara profesional menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan olahraga (sport tourism).

Ia menilai kehadiran ribuan pengunjung selama pelaksanaan Dragon Boat Race akan memberikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, sektor kuliner, perhotelan, transportasi, hingga jasa wisata.

“Kita ingin setiap event yang dilaksanakan di Kepri memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula perputaran ekonomi yang dirasakan pelaku usaha lokal,” katanya.

Perlombaan perahu naga tahun ini kembali menyuguhkan persaingan sengit antar tim yang berpacu menaklukkan lintasan di perairan Pelantar 3.

Irama tabuhan genderang yang mengiringi kayuhan para atlet dipadukan dengan sorak-sorai ribuan penonton menciptakan suasana semarak yang menjadi ciri khas Dragon Boat Race setiap tahunnya.

Dragon Boat Race sendiri merupakan tradisi masyarakat Tionghoa yang telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat pesisir Tanjungpinang.

Event ini juga berkaitan erat dengan tradisi Sembahyang Keselamatan Laut, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap budaya maritim yang telah mengakar sejak lama.

Keunikan tersebut menjadikan Dragon Boat Race tidak hanya sebagai ajang kompetisi olahraga tradisional, tetapi juga sebagai atraksi budaya yang mampu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selama pelaksanaan perlombaan, kawasan Pelantar 3 diperkirakan kembali dipadati masyarakat.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sebagian warga bahkan memilih menyaksikan jalannya lomba dari atas pompong yang berjajar di sekitar lintasan balap untuk mendapatkan sudut pandang terbaik.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap Dragon Boat Race 2026 semakin memperkuat posisi Tanjungpinang sebagai destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, event ini diharapkan terus berkembang menjadi agenda internasional yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Melayu dan Tionghoa serta kehidupan maritim Kepulauan Riau kepada dunia. (ADV)

Redaktur: Suaib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

KRI Beladau-643 Kawal Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Distribusikan Uang Layak Edar ke Pulau Terluar Kepri

11 Juli 2026 - 10:22 WIB

KRI Beladau-643 dari jajaran Komando Armada (Koarmada) I berhasil menyelesaikan misi pengamanan dan dukungan pelayaran dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat yang diselenggarakan Bank Indonesia di wilayah Kepulauan Riau.

Polda Kepri dan KPID Perkuat Sinergi Cegah Hoaks dan Wujudkan Penyiaran Sehat

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

Polda Kepulauan Riau (Kepri) dan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kepri memperkuat sinergi dalam menciptakan iklim penyiaran yang sehat sekaligus mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

Ansar Targetkan Redistribusi 3.000 Hektare Lahan HPL di Bintan Jadi Prioritas Reforma Agraria Kepri 2026

8 Juli 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kepri Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (7/7/2026).

DPMPTSP Kepri Bekali Pelaku Usaha Teknik Pelaporan LKPM

6 Juli 2026 - 16:43 WIB

Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra

Pokja ULP Kepri Tegaskan Pengguguran CV Nabila Permata pada Tender Renovasi Gedung Pemprov Sesuai Aturan

6 Juli 2026 - 16:13 WIB

Pokja menyatakan pengguguran peserta didasarkan pada hasil klarifikasi personel, bukan persoalan mobil crane atau uji KIR.
Trending di Kepri