Menu ✖

Mode Gelap

Nasional

Chrystal Evelyn Djie dan Emily Olbivia Ferigno Sabet Medali Wushu di Eng An Kiong Championship 2026

badge-check


					Dua atlet muda asal Tanjungpinang, Chrystal Evelyn Djie dan Emily Olbivia Ferigno, menorehkan prestasi dalam ajang Eng An Kiong Wushu Championship 2026 yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 25–27 September 2026. Perbesar

Dua atlet muda asal Tanjungpinang, Chrystal Evelyn Djie dan Emily Olbivia Ferigno, menorehkan prestasi dalam ajang Eng An Kiong Wushu Championship 2026 yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 25–27 September 2026.

KEPRI.INFO — Dua atlet muda asal Tanjungpinang, Chrystal Evelyn Djie dan Emily Olbivia Ferigno, menorehkan prestasi dalam ajang Eng An Kiong Wushu Championship 2026 yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 25–27 September 2026.

Chrystal Evelyn Djie, pelajar SMP Pelita Nusantara, berhasil membawa pulang dua medali perak dalam kejuaraan nasional open wushu taolu dan kungfu tradisional tersebut.

Sementara itu, Emily Olbivia Ferigno, pelajar SMP Al Madinah, juga menunjukkan prestasi dengan meraih satu medali perak dan satu medali perunggu.

Raihan tersebut menjadi catatan positif bagi kedua atlet muda sekaligus menunjukkan potensi pembinaan wushu di kalangan pelajar di Kepulauan Riau.

Kejuaraan Eng An Kiong Wushu Championship 2026 mengusung tema Harmony in Martial Arts – Celebrating Mooncake Festival dan mempertemukan atlet dari berbagai daerah dalam nomor wushu taolu dan kungfu tradisional.

Prestasi Chrystal dan Emily juga menjadi kebanggaan bagi sekolah masing-masing. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi keduanya untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan dan pengalaman bertanding.

Wushu Kepri Raih 39 Medali.

Dalam kejuaraan yang sama, kontingen Wushu Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mengumpulkan 39 medali dari 39 kelas yang diikuti.

Perolehan tersebut terdiri dari 15 medali emas, 17 medali perak, dan tujuh medali perunggu

Tim Wushu Kepri kemudian tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Rabu (30/9/2026), dan disambut jajaran KONI Kepri bersama Pengprov Wushu Kepri.

Penyambutan dilakukan Sekretaris Umum KONI Kepri, Dr Suyono, bersama Wakil Ketua Umum KONI Kepri, Dr Rini Elfina, serta sejumlah pengurus KONI Kepri dan jajaran Pengprov Wushu Kepri.

Ketua Umum KONI Provinsi Kepulauan Riau, Usep RS, menyampaikan apresiasi terhadap capaian kontingen Wushu Kepri.

Menurutnya, keikutsertaan atlet dalam berbagai kejuaraan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan karena memberikan pengalaman bertanding sekaligus bahan evaluasi bagi atlet dan pelatih.

Usep mengatakan, Wushu Kepri diharapkan tidak hanya kembali meloloskan atlet ke PON 2028 di NTB–NTT, tetapi juga meningkatkan prestasi dibandingkan keikutsertaan sebelumnya.

Untuk mencapai target tersebut, kata dia, diperlukan sinergi antara pengurus cabang olahraga, pelatih, atlet, dan KONI Kepri.

Wakil Ketua Umum Pengprov Wushu Kepri, Rudi, turut mengapresiasi perjuangan seluruh atlet. Ia menyebut raihan 15 emas, 17 perak, dan tujuh perunggu menjadi modal untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pembinaan.

“Medali yang diraih patut kita syukuri, tetapi pekerjaan pembinaan masih panjang. Atlet harus tetap disiplin berlatih, pelatih terus mengevaluasi kekurangan, dan pengurus berupaya memberikan dukungan agar kemampuan mereka semakin meningkat,” ujar Rudi.

Sementara itu, Harlianto menegaskan bahwa pembinaan Wushu Kepri akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Para atlet didorong mengikuti berbagai kejuaraan untuk menambah pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan teknik dan mental.

“Target kami bukan hanya mendapatkan medali dalam satu kejuaraan. Kami ingin pembinaan Wushu Kepri terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional,” katanya.

Dalam kontingen Wushu Kepri, terdapat pula sejumlah atlet asal Surabaya yang telah melakukan mutasi ke Kepri, yakni Adara Widad Bashirah, Janice Joyce Prayogo, Eleanor, Kimiko, Victoria Gabriela, dan Rafka Kaka Ibrahim.

Sementara tim pelatih Matthew Jordan dan Orcyda Tsabita menilai penampilan perdana pada nomor Wushu Taolu tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para atlet dan diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan untuk meningkatkan kemampuan mereka pada kejuaraan berikutnya.

Harlianto mengatakan, pengalaman dari kejuaraan nasional di Malang akan menjadi bahan evaluasi dalam mempersiapkan atlet menghadapi persaingan yang lebih tinggi, termasuk seleksi menuju PON 2028 di NTB–NTT.

“Kami tentu berharap Wushu Kepri kembali bisa meloloskan atlet ke PON 2028. Kalau nanti mendapatkan kesempatan tampil, kami ingin atlet tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi juga mampu memperbaiki prestasi. Karena itu, persiapannya harus dilakukan sejak sekarang,” kata Harlianto.

Pembinaan tersebut akan diarahkan pada peningkatan teknik, fisik, mental bertanding, kualitas pelatih, serta pemberian kesempatan bertanding secara berkelanjutan agar atlet Wushu Kepri semakin siap menghadapi persaingan di tingkat regional maupun nasional.(*)

Redaktur: Eb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Pangkoarmada I Hadiri Tasyakuran HUT ke-74 Penyelam TNI AL

26 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Pangkoarmada I Hadiri Tasyakuran HUT ke-74 Penyelam TNI AL

Sambut Hangat Rombongan Pramuka Kepri di Senayan, Dharma Setiawan Beri Pesan Khusus

22 Agustus 2026 - 11:30 WIB

Sambut Hangat Rombongan Pramuka Kepri di Senayan, Dharma Setiawan Beri Pesan Khusus

BEM UI Sampaikan Tuntutan, Soroti Harga Pokok hingga Penanganan Bencana

20 Agustus 2026 - 18:02 WIB

BEM UI Sampaikan Tuntutan, Soroti Harga Pokok hingga Penanganan Bencana

Dari Wartawan hingga Ketua MPR, Ahmad Muzani Dorong HPN dan Porwanas 2027 Lampung Digelar Matang

18 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Ketua PWI Lampung Wirahadikusuma bersama jajaran menemui Ahmad Muzani di rumah dinas Ketua MPR RI, Kompleks Widya Chandra, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas kesiapan Lampung sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027

Kepri Raih Penghargaan Kinerja Penuh dari LKPP, Nyanyang Dorong Tata Kelola Pengadaan Semakin Berkualitas

12 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kepri Raih Penghargaan Kinerja Penuh dari LKPP, Nyanyang Dorong Tata Kelola Pengadaan Semakin Berkualitas
Trending di Nasional