Menu

Mode Gelap

Kepri

Hafizha Dorong Lahirnya Pengusaha Muda Lewat Pelatihan Kulit Afal Menjadi Aksesoris

badge-check


					Hasil produk dari kulit afal.(Foto : Humpro Pemkab Bintan) Perbesar

Hasil produk dari kulit afal.(Foto : Humpro Pemkab Bintan)

BINTAN, Kepri.info – Sebanyak 25 peserta mengikuti Pelatihan Optimalisasi Kulit Afal untuk Aksesoris. Kulit yang digunakan adalah kulit kangguru sisa produksi salah satu industri di Lobam yang memproduksi topi dan dompet berbahan kulit.

Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Bintan Hafizha Rahmadhani pun turut memberikan apresiasi. Dirinya terlihat begitu bangga atas semangat anak-anak muda yang mau meningkatkan kompetensi diri dan terlibat langsung dalam menangkap peluang usaha yang ada.

“Senang rasanya bisa bertemu anak-anak muda yang penuh semangat seperti ini. Tiga hari pelatihan, selanjutnya tinggal kalian kembangkan. Jangan putus sampai di sini ya, terus melatih diri, kembangkan seluas mungkin ide dan kreasi. Mode fashion dari tahun ke tahun pasti berubah, apalahi aksesoris. Update perkembangan dan upgrade kemampuan” kata Hafizha sebelum menutup kegiatan pelatihan, Jumat sore (05/12) di Sentra Fashion SKL.

Kulit afal atau kulit sisa produksi yang selama ini terbuang menjadi limbah, dimanfaatkan dalam pelatihan ini dan menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi. Menggandeng narasumber dari Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Yogyakarta, Hafizha menjelaskan bahwa para peserta tak hanya mendapatkan pembekalan teknis pengolahan, tetapi juga didorong untuk berani mengambil langkah menjadi pengusaha muda.

“Bahan bakunya banyak, sisa dari hasil produksi yang selama ini langsung dibuang. Bisa kalian olah menjadi sesutau yang bernilai jual. Di usia muda ini jangan takut untuk melangkah, kalian bisa menjadi pengusaha muda. Mulai dari skala kecil-kecil dulu, yang terpenting jangan pernah patah semangat dan berhenti untuk belajar” tambah Hafizha memberi motivasi.

Pemamfaatan sisa kulit untuk pembuatan aksesoris dapat menjadi salah satu contoh industri hijau yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Karena telah mengurangi limbah, dengan cara memanfaatkan sisa limbah produksi untuk pembuatan barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.

“Kita juga telah menghemat sumber daya dengan memanfaatkan kulit sisa produksi. Menciptakan produk bernilai tambah serta mendukung industri kreatif, dengan pemanfaatan kulit afal untuk pembuatan aksesoris pastinya dapat mendukung industri kreatif dan meningkatkan pendapatan masyarakat” pungkas Hafizha.(Drl)

Reporter : M.Nazarullah
Redaktur : Yulita Dani Kusumawati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Hadiri Reuni PGAN, Ansar: Perkuat Silaturahmi dan Semangat Pengabdian untuk Daerah

28 Juni 2026 - 10:29 WIB

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Reuni Akbar Alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Tanjungpinang Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (27/6) malam.

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri

27 Juni 2026 - 17:19 WIB

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri, Jumat (26/06)

Gubernur Ansar Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Muhasabah di Tanjungpinang Bermunajat 2026

26 Juni 2026 - 09:36 WIB

Gubernur Ansar menghadiri acara Tanjungpinang Bermunajad yang diselenggarakan Pemko Tanjungpinang, Kamis (25/06) malam, dengan menghadirkan Ustadz Abdul Somad

Dinas ESDM Kepri Keluarkan Surat Penghentian Operasional PT Inti Surya Indonesia

25 Juni 2026 - 18:59 WIB

Penampakan Udara Lokasi PT. Inti Surya Indonesia di Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, kabupaten Bintan, usai Dihentikan oleh ESDM Karena melakukan Pertambangan dalam Kawasan Hutan Tanpa Persetujuan Pemanfaatan Kawasan Hutan (PPKH), Kamis (25/06). F-Kepri.info

Gelar Temu Bisnis Kepri–Malaysia untuk Perkuat Kerja Sama Investasi, DPMPTSP Kepri Promosi Penanaman Modal di Kepri

25 Juni 2026 - 11:51 WIB

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan Riau, Hasfarizal Handra saat menyampaikan sambutan, Rabu (24/06)
Trending di Batam