Menu

Mode Gelap

Kepri

Banyak Ketimpangan, Pemko Tanjungpinang Akan Mekarkan RT/RW

badge-check


					Wali Kota Tanjungpinang,  Lis Darmansyah saat di Wawancarai,  Senin (16/6/2026). (Nzl) Perbesar

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah saat di Wawancarai, Senin (16/6/2026). (Nzl)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang merencanakan perbaikan tata ulang sistem dan struktur Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di wilayah setempat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, saat memperingati Hari Lanjut Usia Nasional di Kantor Dinas Sosial, Senin (16/6/2025).

Ia menyampaikan bahwa penataan ini dilakukan sebagai respons atas berbagai permasalahan, seperti belum adanya standar rasio jumlah kepala keluarga (KK) per RT/RW, serta ketimpangan beban kerja antar wilayah.

“Minggu ini, kita akan mulai mensosialisasikan rencana pemekaran dan penataan RT-RW kepada lurah dan camat,” ujarnya.

Penataan tersebut sesuai Permendagri Nomor 5 Tahun 2007 yang kemudian diperbarui dengan Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, yang mengatur bahwa pelaksanaan teknis diatur oleh peraturan kepala daerah.

Menurutnya, struktur RT saat ini menunjukkan ketimpangan, mulai dari RT dengan hanya 3 KK hingga RT yang membawahi lebih dari 1.000 KK, bahkan ada RT yang tidak terdaftar secara resmi dalam KK tertentu.

Ia juga menambahkan bahwa pembenahan ini juga bertujuan mempertegaskan peranan RT dan RW.

“Pelayanan langsung kepada masyarakat akan menjadi prioritas RT, sementara RW akan bertindak sebagai koordinator yang berkoordinasi langsung dengan pihak kelurahan,” jelasnya.

Selain itu, kata Lis, penataan ini juga diiringi dengan pembaruan sistem administrasi kependudukan. Kini, lanjutnya beberapa tugas administrasi kependudukan (adminduk) tidak lagi menjadi tanggung jawab RT dan akan dialihkan ke sistem digital yang sedang disiapkan.

Tugas utama RT di masa depan akan mencakup seperti, menangani kebutuhan masyarakat terkait pendidikan dan kesehatan, mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur, mendorong pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan sistem manajemen pelayanan.

“Targetnya, sistem digital ini selesai akhir tahun, sehingga proses pendataan dan pelayanan masyarakat bisa lebih cepat, tepat, dan transparan,” ungkapnya. (Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Sekda Misni Pimpin Finalisasi Dua Event Pariwisata Unggulan Kepri 2026

10 Juni 2026 - 16:21 WIB

Sekda Misni Pimpin Finalisasi Dua Event Pariwisata Unggulan Kepri 2026 di Gedung Daerah, Rabu (10/06)

​PWI-BNNP Kepri Mitra Strategis Dalam Rangka Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika

10 Juni 2026 - 00:58 WIB

Pengurus Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau di Batam, Selasa (9/6/2026).

Latsar CPNS 2026 Ditutup, 570 Peserta Dinyatakan Lulus dan Siap Mengabdi Untuk Masyarakat

9 Juni 2026 - 16:20 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni menghadiri Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2026 di Aula Wan Seri Beni Dompak, Tanjungpinang, Selasa (09/06).

Pemprov Kepri dan Kementerian P2MI Perkuat Sinergi, Siapkan Talenta dan Perlindungan bagi Pekerja Migran

9 Juni 2026 - 08:27 WIB

Pemprov Kepri dan Kementerian P2MI Perkuat Sinergi, Siapkan Talenta dan Perlindungan bagi Pekerja Migran

Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran

8 Juni 2026 - 17:46 WIB

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Drs. Mukhtarudin bersama Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri saat melakukan kunjungan di di Provinsi Kepulauan Riau, Senin (08/06)
Trending di Kepri