Menu

Mode Gelap

Kepri

BPBD Tanjungpinang Lakukan Identifikasi Pohon Yang Rawan

badge-check


					Sekretaris BPBD Kota Tanjungpinang, Dwi Trijanto, Selasa (15/10/2024)- Hendrik Perbesar

Sekretaris BPBD Kota Tanjungpinang, Dwi Trijanto, Selasa (15/10/2024)- Hendrik

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang terus  mengidentifikasi seluruh jenis pohon yang rawan rubuh akibat cuaca ektrem.

Seluruh informasi yang diterima oleh BPBD Tanjungpinang terkait musibah bencana alam, akan di laporkan melalui grup informasi tanggap bencana.

Hal itu bertujuan agar di saat musibah terjadi, dapat langsung di koordinasikan secara cepat dan tepat, sehingga memudahkan petugas dalam menemukan titik koordinat yang di laporkan oleh warga melalui RT, RW, Kecamatan dan Kelurahan.

“Upaya pemantauan seperti pohon pohon yang rawan tumbang terus kami jalankan, agar hal serupa tidak kembali terulang,” jelas Dwi Trijanto, Sekretaris BPBD Kota Tanjungpinang.

Upaya pencegahan lainnya yang terus di jalankan ialah, berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang terkait kejadian musibah yang segera harus di antisipasi sedini mungkin dengan evaluasi dan kebijakan yang tepat.

“Koordinasi terus kami sampaikan dengan dinas dinas terkait, kolaborasi sangat penting agar institusi pemerintahan cepat tanggap dalam hal penanggulangan musibah,” ujarnya.

Terkait jumlah titik lokasi musibah kejadian bencana cuaca ekstrem atau angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang periode bulan September dan Oktober 2024 yakni berjumlah 36 titik lokasi.

Dari data tersebut, di bulan September tercatat tidak ada ditemukan korban jiwa, sedangkan di bulan Oktober terdapat korban dengan luka luka ringan di satu titik yang berada di jalan Engku Puteri di depan kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Oleh karena itu, pihaknya saat ini terus berupaya seoptimal mungkin dalam mengantisipasi dan meminimalisir bencana yang datang.

Dengan membekali pengetahuan tanggap bencana seperti pelatihan, sosialisasi dan penyuluhan kepada sekolah dan lingkungan masyarakat.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berhati hati dan awas terhadap cuaca ekstrem dan angin kencang yang sedang berlangsung di Kota Tanjungpinang.

“Kita imbau selalu waspada, kalau sedang hujan lebih baik berteduh, jangan dipaksakan untuk berkendara karena musibah tidak memandang tempat dan waktu,” imbaunya. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Buka Cabang di Tanjungpinang, Silver Silk Tour and Travel Tawarkan Promo Haji dan Umrah hingga 20 Juli

8 Juli 2026 - 17:33 WIB

Direktur Tour and Travel Silver Silk, Tifani Dwi Putri

Ansar Targetkan Redistribusi 3.000 Hektare Lahan HPL di Bintan Jadi Prioritas Reforma Agraria Kepri 2026

8 Juli 2026 - 16:08 WIB

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad membuka Rapat Koordinasi Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Kepri Tahun 2026 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (7/7/2026).

Kuasa Hukum Kecewa PT Kepri Vonis Empat Terdakwa Kasus Jembatan Marok Kecil Dua Tahun Penjara

8 Juli 2026 - 10:33 WIB

Kuasa Hukum Kecewa PT Kepri Vonis Empat Terdakwa Kasus Jembatan Marok Kecil Dua Tahun Penjara

DPMPTSP Kepri Bekali Pelaku Usaha Teknik Pelaporan LKPM

6 Juli 2026 - 16:43 WIB

Sekretaris DPMPTSP Kepri, Joni Hendra Putra

Pokja ULP Kepri Tegaskan Pengguguran CV Nabila Permata pada Tender Renovasi Gedung Pemprov Sesuai Aturan

6 Juli 2026 - 16:13 WIB

Pokja menyatakan pengguguran peserta didasarkan pada hasil klarifikasi personel, bukan persoalan mobil crane atau uji KIR.
Trending di Kepri