Menu

Mode Gelap

Kepri

Heboh Uang Palsu di Tanjungpinang, BI Kepri Imbau Pedagang Lebih Waspada

badge-check


					Ilustrasi uang kertas rupiah, mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti dalam memeriksa keaslian uang saat bertransaksi, Sabtu (14/12/2024)-Hendrik Perbesar

Ilustrasi uang kertas rupiah, mengingatkan masyarakat untuk lebih teliti dalam memeriksa keaslian uang saat bertransaksi, Sabtu (14/12/2024)-Hendrik

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Peredaran uang palsu di Tanjungpinang kembali menjadi perhatian setelah seorang pedagang melaporkan insiden tersebut.

Menanggapi hal ini, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau (Kepri) mengimbau masyarakat, terutama pedagang, untuk lebih teliti dalam bertransaksi.

Uang palsu yang ditemukan oleh pedagang Tanjungpinang beberapa waktu lalu membuat Bank Indonesia (BI) perwakilan Kepulauan Riau angkat bicara.

Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri, Adidoyo Prakoso, meminta pedagang untuk waspada dan berani menolak uang yang mencurigakan.

“Jika ragu terhadap uang yang diberikan, pedagang dapat menolak dengan alasan yang jelas, atau segera memeriksakannya ke bank terdekat,” ujarnya pada Sabtu (14/12/2024).

Menurutnya, terkait masalah uang palsu ini, masyarakat seringkali terkecoh dan belum sepenuhnya memahami antara uang asli dan palsu.

Maka, untuk meminimalisir hal tersebut, BI mempunyai program bernama “Cinta Bangga dan Paham Rupiah”.

“Program ini merupakan sosialisasi dan edukasi terkait uang yang sering kami buat kepada pelajar dan masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang pedagang gorengan di Jalan Ganet, bernama Lita Nabil mengaku sempat tertipu dengan pembeli yang menggunakan uang palsu pecahan Rp100 Ribu.

Lita mengatakan, kejadian itu terjadi pada Jumat 7 Agustus kemarin. Ia mengaku baru mengetahui bahwa uang tersebut palsu usai tiba di rumah.

“Saya lagi hitung hasil pendapatan dan lihat ada uang palsu pecahan Rp100 Ribu, uangnya kecil tidak seperti uang pada umumnya,” katanya. (Rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

23 September 2026 - 21:35 WIB

Guru Hebat Tak Cukup Hanya Kompeten, Harus Jadi Pelindung yang Aman bagi Murid

Penimbunan dan Pemotongan Lahan di Batu IX Terus Berjalan, Izin UKL-UPL di Pertanyakan 

22 September 2026 - 17:53 WIB

Penimbunan dan Pemotongan Lahan di Batu IX Terus Berjalan, Izin UKL-UPL di Pertanyakan 

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

21 September 2026 - 10:51 WIB

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang, Ketua MUI Riau Jadi Narasumber

Pasien Datang ke IGD RSUD Tanjungpinang, Keluarga Sebut Ditolak, Direktur Buka Suara

16 September 2026 - 19:58 WIB

Pasien Datang ke IGD RSUD Tanjungpinang, Keluarga Sebut Ditolak, Direktur Buka Suara

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB

14 September 2026 - 20:26 WIB

Kabut Asap Memburuk, Pemprov Kepri Berlakukan Belajar dari Rumah untuk SMA, SMK dan SLB
Trending di Kepri