Menu

Mode Gelap

Kepri

KSOP Tanjungpinang Gandeng BMKG, Antisipasi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru

badge-check


					Subbagian Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, saat memberikan keterangan, Rabu (03/12/2025). (Nuzli Rhamadhani) Perbesar

Subbagian Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, saat memberikan keterangan, Rabu (03/12/2025). (Nuzli Rhamadhani)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang tidak hanya memperketat aspek keselamatan kapal, tetapi juga memperkuat koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kolaborasi ini menjadi langkah kunci dalam mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang sering terjadi pada puncak musim pancaroba di akhir tahun.

Kepala Kantor Kesyahbandaran KSOP Kelas II Tanjungpinang, Febrianto Dian Iskandar, melalui Kepala Subbagian Tata Usaha KSOP Tanjungpinang, Harry Priambodo, menegaskan bahwa pemantauan cuaca kini menjadi perhatian utama.

Mengingat Desember hingga awal tahun sering diwarnai angin kencang dan gelombang tinggi, informasi BMKG menjadi dasar vital untuk menentukan izin berlayar.

“Kita ketahui di bulan Desember sama awal tahun itu panca roba, termasuk musim sudah mulai lumayan ekstrem,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Rabu (03/12/2025).

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, personel BMKG juga ditempatkan di pelabuhan untuk memberikan laporan kondisi cuaca secara langsung sebelum kapal diberangkatkan.

“Teman-teman BMKG pun ada juga yang selalunya standby di pelabuhan dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Syahbandar memegang kewenangan penuh untuk menunda keberangkatan kapal apabila kondisi cuaca tidak mendukung, sesuai amanat UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

“Langkah ini kami diterapkan demi memastikan perjalanan laut tetap dalam batas aman. Dan kami juga turut memperketat pengawasan kapasitas penumpang pada setiap kapal,” sebutnya.

Melalui data plan C yang wajib dimiliki kapal, petugas dapat langsung mengetahui batas maksimal penumpang untuk mencegah kelebihan muatan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Harapan kita masyarakat bisa mengikuti dan patuh pada aturan,” tutupnya. (Nzl)

Reporter: Nuzli Rhamadhani

Redaktur: Jendaras Karloan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gubernur Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial Jadi Prioritas

30 April 2026 - 22:53 WIB

Gubernur Ansar saat bertemu dengan Mensos RI, Rabu (29/04). F-Kominfo Kepri

Sekdaprov Misni Ikuti Talk Show KemenPPPA, Komitmen Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

30 April 2026 - 20:08 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, mengikuti kegiatan talk show sempena Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Kamis (30/4).

Andi Cori Klarifikasi Polemik “Berbenah” dan PBG, Sebut Akar Masalah Bermula Sejak Era Rahma

29 April 2026 - 23:06 WIB

Tokoh masyarakat Tanjungpinang, Andi Cori Patahuddin,

Dinas Kominfo Kepri Sosialisasikan Nobar Pildun 2026, Wajib Daftar Ke TVRI 45 Hari Sebelum Kickoff

29 April 2026 - 17:50 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Hendri Kurniadi bersama jajarannya menerima kunjungan Direktur TVRI Wilayah Kepulauan Riau Yenni Marlinda yang juga didampingi jajarannya, Selasa (28/4) di Dompak. F-Kominfo Kepri

Sekda Misni Bekali CPNS Kepri: ASN Harus Adaptif, Berintegritas, dan Jadi Solusi di Tengah Tantangan Zaman

29 April 2026 - 17:37 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXV Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Rabu (29/4) F. Kominfo Kepri
Trending di Kepri