Menu

Mode Gelap

Kepri

Mahasiswa KKN UMRAH Tanjungpinang Bersama Komunitas Goro di Batam

badge-check


					Kelompok 64 KKN Tanjung Uma Universitas Maritim Raja Ali Haji saat foto bersama Komunitas Seven Clean Seas , di Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (10/8/2025). Tepatnya di RT06/RW04 Kampung Agas. (Nzl) Perbesar

Kelompok 64 KKN Tanjung Uma Universitas Maritim Raja Ali Haji saat foto bersama Komunitas Seven Clean Seas , di Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (10/8/2025). Tepatnya di RT06/RW04 Kampung Agas. (Nzl)

BATAM, Kepri.info – Mahasiswa Kelompok 64 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali (UMRAH) Tanjungpinang menggelar Gotong-royong (Goro) bersama Komunitas Seven Clean Seas.

Kegiatan itu bertempat di Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (10/8/2025). Tepatnya di RT06/RW04 Kampung Agas.

Ketua Kelompok 64 KKN UMRAH Tanjungpinang, Said menyampaikan  digelarnya kegiatan ini dapat dijadikan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan disekitar wilayah Tanjung Uma.

“Saya senang sekali bisa diajak kolaborasi dengan salah satu komunitas yang luar biasa ini, kami diajarkan membedakan sampah, yang memiliki nilai ekonomis, serta nilai guna yang baik. Kolaborasi ini merupakan salah satu program unggulan kelompok kkn 64, karena mementingkan betapa pentingnya menjaga wilayah pesisir,” ujarnya.

Said juga mengatakan kegiatan ini merupakan kolaborasi bersama komunitas Seven Clean Seas.

“Kegiatan ini bagi kami adalah bentuk agar mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya peduli lingkungan,” jelasnya.

Ia menjelaskan sampah yang di pilah menjadi dua katagori yaitu sampah yang dapat di daur ulang dan sampah yang tidak bisa di daur ulang.

“Dengan total sampah yang berhasil dikumpul yaitu sampai yang tidak bisa di daur ulang sebanyak 756 Kg, sedangkan sampai yang bisa di daur ulang berhasil dikumpulkan sebanyak 71 Kg. Nah sampah yang bisa di daur ulang ini bisa di olah beraneka macam barang seperti gantungan kunci, atap rumah dan masih banyak lagi. Kalau untuk yang tidak bisa didaur ulang sampahnya itu akan di buang ke TPA di wilayah Punggur,” jelasnya.

Dengan kegiatan ini, Said berharap produktivitas masyarakat dapat meningkat.

“Tidak hanya kami sebagai mahasiswa yang terlibat, tetapi masyarakat sekitar yang dapat tergerak untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong membersihkan kampungnya sendiri, dan kami mengajak kepada masyarakat Tanjung Uma untuk berperan aktif menjaga dan membersihan lingkungan dilingkungan sekitar bersama-bersama, ” ucapnya.

Sementara itu, Lurah Tanjung Uma, Raja Zawinar mengapriasi kegiatan tersebut.

“Saya berharap komunitas sadar akan lingkungan seperti ini, bisa terus berkembang, dan terus maju, untuk menyadarkan seluruh masyarakat betapa penting nya menjaga lingkungan sekitar terutama dari kebersihan diri sendiri dan rumah,” Ucapnya. (Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Relokasi UMKM Kawasan Gurindam 12 demi Kenyamanan dan Keindahan Kota, PPKTL Minta Pedagang Patuhi Kebijakan Pemerintah

24 Juni 2026 - 19:18 WIB

Desain penataan kawasan Gurindam 12 Kota Tanjungpinang

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri, Wagub Nyanyang: Objek Vital Nasional Harus Terlindungi dari Ancaman Terorisme

24 Juni 2026 - 15:53 WIB

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui peningkatan sistem pengamanan pada objek vital nasional. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui asesmen sistem pengamanan yang dilakukan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026).

Kepri Targetkan Tujuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan

23 Juni 2026 - 15:34 WIB

Wagub Kepri dan Kepala BNPT RI Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Dompak

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

22 Juni 2026 - 19:58 WIB

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Dukungan Menguat, Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Penyengat Segera Dimulai

21 Juni 2026 - 15:25 WIB

Di sela pelaksanaan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (20/6), Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menerima langsung dokumen dukungan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Indonesia dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Pulau Penyengat.
Trending di Kepri