oleh

Setelah Reklamasi KPK Diduga Bidik Kebijkan Labuh Jangkar Pemprov Kepri

-Hukrim-21425 views

 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah.
Foto/net Asumsi.co.

Kepri.Info-Selasa pagi sekitar pukul 09.30 wib tim Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), mengobrak-abrik ruangan Dishub Pemprov Kepri.

Dari konfirmasi yang didapat dari juru bicara KPK Febri Diansyah, penggeledahan yang dilakukan tim KPK dikantor Dishub Kepri masih terkait dengan perizinan pemanfatan laut yang menjerat Gubernur Non aktif Nurdin Basirun baru-baru ini.

Febri memaparkan, dari hasil penggeledahan, tim KPK mengamankan sejumlah dokumen pending terkait perizinan pemanfatan laut yang ada di Provinsi tersebut.

“Dari hasil penggeledahan tim berhasil mengamankan beberapa dokumen terkait perizinan pemanfatan laut yang ada di Kepri,” Ungkapnya.

Namun sayangnya Febri belum bisa merinci jenis dokumen perizinan yang diamankan oleh tim di kantor Dishub pagi tadi.

Ada dugaan dokumen perizinan pemanfatan laut yang diamankan oleh tim KPK, terkait dengan kebijkan labuh jangkar Pemprov Kepri yang selama kepimpinan Gubernur Non Aktif Nursing Basirun, selalu di genjot untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seperti yang diketahui, Pemprov Kepri dalam beberapa tahun belakang terus mengesah kebijkan retribusi labuh jangkar, dimana Dishub Kepri diberikan tupoksi dalam mengurusi kebijkan yang digadang-gadang dapat menghasilkan PAD lebih kurang Rp 30 Miliar.

Namun sayangnya Febri belum bisa menjawab apa tujuan utama pihak KPK mengobrak-abrik ruang Dishub pagi tadi.

“Tim masih bekerja, perkembangan selanjutnya kami akan sampaikan, intinya masih mentakut perizinan pemanfatan laut yang ada di Kepri,” Ungkapnya.

Moh Dan

Komentar

News Feed