Menu

Mode Gelap

Kepri

Tuntut Tranparansi Dana KKN 2025 , Mahasiswa Demo LPPM UMRAH 

badge-check


					Mahasiswa Univeritasi Maritim Raja Ali Haji melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Satu Gurindam, Ismeth Abdullah, Dompak, Kota Tanjungpinang, Jum’at (25/7/2025). (Nzl) Perbesar

Mahasiswa Univeritasi Maritim Raja Ali Haji melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Satu Gurindam, Ismeth Abdullah, Dompak, Kota Tanjungpinang, Jum’at (25/7/2025). (Nzl)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Mahasiswa Univeritasi Maritim Raja Ali Haji melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Satu Gurindam, Ismeth Abdullah, Dompak, Kota Tanjungpinang, Jum’at (25/7/2025).

Aksi tersebut bertujuan untuk mempertanyakan transparansi Kuliah Kerja Nyata 2025 Umrah yang diduga pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Umrah menutup informasi terkait dana KKN 2025.

Terlihat puluhan mahasiswa dari setiap fakultas memenuhi depan gedung tersebut dengan membawa spanduk putih bertulisan “Mosi tidak percaya kepada LPPM”.

Aksi tersebut di pimpin oleh Presiden Mahasiswa UMRAH, Randi Febriandi dan dampingi Wakil Presiden Mahasiswa Ide Jaya Waruwu.

Ide Jaya mengatakan bahwa pihak LPPM UMRAH akan menyampaikan keterbukaan terkait tranparansi anggaran tersebut.

“Berbicara juga mekanisme hari ini, pihak LPPM bersedia untuk melayani setiap permasalahan-permasalahan mekanisme pelaksanaan KKN,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPPM Umrah, Wahyudin menyampaikan apresiasi atas aksi ujuk rasa yang dilakukan mahasiswa.

Dimana pihaknya menjelaskan bahwa selama ini LPPM selalu terbuka kepada mahasiswa dan telah melakukan sosialisasi mengenai KKN.

“Terus terang kita telah melakukan sosialisasi di tanggal 21 Juli 2025, dan itu semua sudah matang terus ditambah lagi kita sudah diskusikan secara bersama-sama dengan perwakilan BEM. Kemudian di grup WhatsApp oleh, kelompok, DPL, Ini semua jalur komunikasi sudah kita buka seperti itu,” jelasnya.

Ada enam point tuntutan kepada LPPM UMRAH yaitu:

1. Mendesak LPPM membuka ruang diskusi lagi secara terbuka antara LPPM dengan seluruh peserta KKN tanpa ada pihak lain yang membersamai dan menghentikan upaya pembukaman mahasiswa yang mempertanyakan pelaksanaan KKN di hari Sabtu (26/7/2025).

2. Mendesak Kepala LPPM untuk menyampaikan transparansi dan pengalokasian anggaran KKN secara terbuka kepada seluruh peserta KKN 2025 secara lengkap mulai dari penerimaan, pengeluaran, sampai sisa anggaran (atribut, transportasi, dan operasional).

3. Menuntut mekanisme pelaksanaan KKN yang jelas, tidak mendadak, dan tepat waktu agar tidak merugikan mahasiswa, dan penyelesaian segala bentuk permasalahan saat ini dilapangan.

4. Meminta kepada LPPM mengembalikann fungsi DPl sebagai penanggung jawab dan pendamping penuh setiap kelompok mulai dari pengantaran, pengawasan sampai dengan penjemputan agar mahasiswa mendapatkan arahan akademik dan advokasi jika terjadi persoalan dilapangan.

5. LPPM UMRAH segera klarifikasi dan meminta maaf atas tindakan tidak etis terhadap beberapa mahasiswa saat ingin berdiskusi Rabu, (23/7/2025).

6. Mendesak bersikap profesional dalam melayani mahasiswa, tidak mempersulit administrasi, tidak membentak, serta memberikan jawaban yang jelas. (Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Relokasi UMKM Kawasan Gurindam 12 demi Kenyamanan dan Keindahan Kota, PPKTL Minta Pedagang Patuhi Kebijakan Pemerintah

24 Juni 2026 - 19:18 WIB

Desain penataan kawasan Gurindam 12 Kota Tanjungpinang

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri, Wagub Nyanyang: Objek Vital Nasional Harus Terlindungi dari Ancaman Terorisme

24 Juni 2026 - 15:53 WIB

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui peningkatan sistem pengamanan pada objek vital nasional. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui asesmen sistem pengamanan yang dilakukan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026).

Kepri Targetkan Tujuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan

23 Juni 2026 - 15:34 WIB

Wagub Kepri dan Kepala BNPT RI Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Dompak

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

22 Juni 2026 - 19:58 WIB

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Dukungan Menguat, Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Penyengat Segera Dimulai

21 Juni 2026 - 15:25 WIB

Di sela pelaksanaan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (20/6), Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menerima langsung dokumen dukungan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Indonesia dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Pulau Penyengat.
Trending di Kepri