Menu

Mode Gelap

Kepri

Pemprov Kepri Dorong Perluasan FTZ, Gubernur Ansar Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

badge-check


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memberikan keterangan. (Nuzli Rhamadhani) Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat memberikan keterangan. (Nuzli Rhamadhani)

TANJUNGPINANG, Kepri.info –  Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) kembali menegaskan komitmennya untuk memperluas penerapan Free Trade Zone (FTZ) di wilayah Kepri, terutama di Bintan dan Karimun.

Upaya ini terus dikawal melalui koordinasi  dengan sejumlah kementerian dan intansi  terkait.

“Kami sudah bertemu dengan Sekretariat Kementerian Koordinator setelah pertemuan dengan Menteri Koordinator kemarin, mereka nanti akan menyurati  kepada Presiden. Kita tinggal menunggu perkembangannya,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat diwawancarai awak media.

Ia menjelaskan bahwa pembahasan lanjutan akan dilakukan bersama jajaran Kemenko Perekonomian, dan pertemuan khusus dengan Menteri Keuangan juga akan dijadwalkan untuk memperjelas berbagai hal teknis.

“Mungkin ada terdapat potensi penurunan pendapatan negara, namun dampak pengganda yang dihasilkan akan jauh lebih besar, karena kepastian hukum bagi para investor merupakan hal yang sangat penting,” tambahnya.

Menurutnya, setelah ditetapkannya Kawasan FTZ, para pelaku usaha memerlukan kepastian agar tidak lagi terjadi perbedaan perlakuan antara wilayah FTZ dan non-FTZ yang selama ini menghambat proses produksi.

“Jangan sampai perlakuannya berbeda. Itu menyulitkan arus produksi jika satu kawasan terbagi  antara FTZ dan non-FTZ. Karena itu kita dorong agar penerapannya bisa merata, termasuk di Bintan dan Karimun,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa minat investor meningkat apabila FTZ diperluas.

Hal tersebut terlihat saat dirinya mengikuti kegiatan promosi Batam-Bintan-Karimun (BBK) di Singapura, bersama BP Batam, BP Bintan, dan BP Karimun.

“Saya kemarin ke Singapura mempromosikan potensi BBK. Acara itu dihadiri Menko Perekonomian, Dubes RI, serta EDB Singapura dengan sekitar 150 pengusaha hadir. Banyak dari mereka menanyakan status FTZ di Bintan dan Karimun yang diharapkan berlaku penuh. Saya sampaikan bahwa prosesnya sedang berjalan di pemerintah pusat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa permohonan percepatan penetapan FTZ secara menyeluruh kembali ia sampaikan kepada Menko Perekonomian sebagai langkah meningkatkan daya tarik investasi di Kepri. (Nzl)

Reporter: Nuzli Rhamadhani

Redaktur: Jendaras Karloan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gubernur Ansar: Hulubalang Harus Jadi Penjaga Marwah Adat dan Perekat Kehidupan Masyarakat Melayu

8 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pelantikan Hulu Balang LAM Kepulauan Riau, Senin (08/06)

PERSAKMI Kepri Apresiasi Atensi Bupati Bintan dalam Pengendalian Malaria

5 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Provinsi Kepulauan Riau, Abdul Rauf Rahim

IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri

4 Juni 2026 - 13:51 WIB

IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri

Gubernur Ansar Ahmad Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, Disematkan Mendagri Tito Karnavian

3 Juni 2026 - 08:41 WIB

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2025.

Icecream Cooler City Terbakar, Dua Unit Mobil Pemadam Kebakaran di Terjunkan

2 Juni 2026 - 19:23 WIB

Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tanjungpinang usai menjinakkan api di Icecream-Tea di Jalan Ir Sutami, Selasa (02/06) F-Suaib Kepri.info
Trending di Tanjungpinang