Menu

Mode Gelap

Kepri

7 Gedung Baru RSJKO EHD Resmi Beroperasi 

badge-check


					Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, saat meresmikan tujuh gedung layanan baru di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Tanjung Uban, Jumat (13/2) Perbesar

Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, saat meresmikan tujuh gedung layanan baru di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Tanjung Uban, Jumat (13/2)

KEPRI.INFO– Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) meresmikan tujuh gedung layanan baru di Rumah Sakit Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSJKO) Engku Haji Daud, Tanjung Uban, Jumat (13/2). Ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional penguatan layanan kesehatan jiwa dan ketergantungan obat yang ditandai dengan pemotongan pita, Jumat (13/02)

Seluruh pembangunan dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Kesehatan TA 2025 senilai Rp54,39 miliar, dengan realisasi fisik dan keuangan mencapai 100 persen.

Peresmian ini menandai peningkatan signifikan kapasitas layanan RSJKO EHD, yang kini memiliki 295 tempat tidur dan menjadi rumah sakit rujukan utama untuk pelayanan kesehatan jiwa di Provinsi Kepri.

Tahap II pembangunan RSJKO EHD mencakup penguatan layanan melalui fasilitas baru sebagai berikut:
1. Gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD) Umum & Jiwa
2. Gedung Penunjang
3. Gedung Rawat Inap Psikogeriatri (Pria & Wanita)
4. Gedung Rawat Inap & Rehabilitasi Komorbiditas
5. Gedung Rawat Inap Anak/Remaja Laki-laki
6. Gedung Rawat Inap Remaja Perempuan
7. Gedung Rehabilitasi Psikososial

Selain gedung baru, RSJKO EHD juga menerima 8 alat kesehatan utama dan 5 prasarana pendukung.

Dalam sambutan virtualnya, Sekretaris Ditjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, dr. Sunarto, menyampaikan apresiasi atas tuntasnya pembangunan.

“Kementerian Kesehatan bangga karena DAK yang diberikan dimanfaatkan sebaik-baiknya.Pembangunan fisik dan pengadaan alat kesehatan rampung tepat waktu dan tepat guna” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa dalam regulasi baru, seluruh rumah sakit akan diarahkan menjadi rumah sakit umum dengan layanan unggulan, dan RSJKO EHD diproyeksikan unggul dalam layanan kesehatan jiwa dan ketergantungan obat.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa peningkatan kesehatan jiwa merupakan agenda mendesak di tengah tekanan sosial, ekonomi, dan disrupsi digital.

“Rumah sakit ini menjadi benteng bagi masyarakat dalam menghadapi meningkatnya gangguan psikologis. Tugas kita bukan hanya mengobati, tetapi memperkuat upaya preventif agar masyarakat terhindar dari tekanan mental dan perilaku berisiko.” jelasnya.

Gubernur juga menyoroti besarnya kasus penyalahgunaan narkoba di Kepri dan berharap RSJKO EHD menjadi garda depan dalam rehabilitasi ketergantungan obat.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ansar juga mengumumkan langkah strategis penguatan SDM kesehatan. Mulai 2025, Pemprov Kepri akan menyekolahkan 58 dokter spesialis dan subspesialis, masing-masing didukung pembiayaan Rp200 juta per tahun.

“Kita ingin dokter-dokter terbaik lahir dari Kepri dan kembali mengabdi untuk masyarakat Kepri.” harapnya.

Pemprov Kepri lanjut Ansar, terus memperkuat sistem kesehatan melalui pengembangan sejumlah rumah sakit, termasuk Pengembangan layanan di RSUP Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit rujukan provinsi serta Peningkatan kapasitas rumah sakit daerah di berbagai kabupaten/kota

“Tidak boleh ada disparitas layanan kesehatan antarwilayah.Warga di pulau-pulau terluar harus mendapatkan layanan yang sama baiknya.” ucapnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Ansar menegaskan komitmen Pemprov Kepri untuk memperkuat Pencegahan narkoba, Literasi kesehatan mental serta Penguatan layanan dan edukasi bagi generasi muda

“Kesehatan masyarakat tidak hanya soal fisik. Kita harus melindungi generasi muda dari narkoba dan membangun kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental.” tutupnya.

Turut hadir Perwakilan Forkopimda Provinsi Kepri, Perwakilan Bupati/ Walikota Se-provinsi Kepri, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri M. Bisri, Kepala Disnakertrans Provinsi Kepri Dicky Wijaya, Kepala Diskominfo Provinsi Kepri Hendri Kurniadi, Direktur RSJKO Engku Haji Daud Asep Guntur Sapari, Pimpinan Instansi Vertikal, perwakilan Bintan Resort, Bintan Industrial Estate, Bintan Inti Industrial Estate (Lobam), para camat dan lurah se-Kabupaten Bintan, serta tokoh-tokoh masyarakat. (Rls)

Redaktur: YL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Gubernur Ansar–Mensos Bahas Strategi Besar Kesejahteraan Kepri, Sekolah Rakyat hingga Perlindungan Sosial Jadi Prioritas

30 April 2026 - 22:53 WIB

Gubernur Ansar saat bertemu dengan Mensos RI, Rabu (29/04). F-Kominfo Kepri

Sekdaprov Misni Ikuti Talk Show KemenPPPA, Komitmen Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

30 April 2026 - 20:08 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, mengikuti kegiatan talk show sempena Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia, Kamis (30/4).

Dinas Kominfo Kepri Sosialisasikan Nobar Pildun 2026, Wajib Daftar Ke TVRI 45 Hari Sebelum Kickoff

29 April 2026 - 17:50 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri Hendri Kurniadi bersama jajarannya menerima kunjungan Direktur TVRI Wilayah Kepulauan Riau Yenni Marlinda yang juga didampingi jajarannya, Selasa (28/4) di Dompak. F-Kominfo Kepri

Sekda Misni Bekali CPNS Kepri: ASN Harus Adaptif, Berintegritas, dan Jadi Solusi di Tengah Tantangan Zaman

29 April 2026 - 17:37 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXV Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, Rabu (29/4) F. Kominfo Kepri

Diskominfo dan KI Kepri Dorong Perbaikan Monev Badan Publik Menjadi Informatif

29 April 2026 - 13:12 WIB

Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) dan Komisi Informasi (KI) Kepri akan bekerjasama dalam memperkuat badan publik di lingkungan Pemprov Kepri menghadapi monitoring dan evaluasi (Monev) tahun 2026 ini.
Trending di Kepri