Menu

Mode Gelap

Kepri

Satlantas Polres Lingga Perketat Patroli Malam, Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan

badge-check


					Penertiban Balap Liar pada malam hari diwilayah hukum Polres Lingga (Humas Polres Lingga) Perbesar

Penertiban Balap Liar pada malam hari diwilayah hukum Polres Lingga (Humas Polres Lingga)

LINGGA,Kepri.info – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lingga semakin mengintensifkan patroli malam guna menertibkan aksi balap liar serta memastikan keamanan lalu lintas di wilayah hukum Polres Lingga.

Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Maya Oktaviani, selaku Kaurbinops (KBO) Satlantas Polres Lingga, dalam rangka Operasi Keselamatan Seligi 2025.

Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan, menjaga ketertiban berlalu lintas, serta mencegah tindak kejahatan seperti curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

Patroli Blue Light menyisir beberapa titik rawan di Dabo Singkep, termasuk Taman Kota Dabo Singkep, Bukit SMK Kamp Baru, dan Desa Lanjut Singkep Pesisir.

Langkah ini diambil guna menciptakan suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat setempat.

Menurut Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, melalui Kasat Lantas IPTU Abdurrahman, kegiatan penertiban ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan oleh Polres Lingga dan jajaran Polsek.

Tujuannya adalah untuk mencegah kecelakaan lalu lintas serta gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kami dalam menciptakan keselamatan dan ketertiban lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kabupaten Lingga. Kehadiran personel Satlantas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menunjukkan kesiapsiagaan Polri dalam melayani masyarakat,” ungkap IPTU Abdurrahman.

Selain menindak aksi balap liar, petugas juga melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan, seperti kaca spion, knalpot, serta dokumen kendaraan (SIM dan STNK).

Hasil patroli menemukan banyak kendaraan yang melanggar aturan, di antaranya menggunakan knalpot brong, tidak memiliki Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), serta pengendara yang tidak memakai helm dan tidak bisa menunjukkan SIM.

IPDA Maya Oktaviani menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku balap liar dan meminta para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka agar tidak terlibat atau menjadi penonton aksi berbahaya tersebut.

“Kami terus mengimbau masyarakat Kabupaten Lingga untuk melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan kelengkapan berkendara sesuai standar, serta selalu memakai helm SNI. Yang paling utama, patuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” tutup IPDA Maya.(Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Langkah Sehat dari Batam: Gubernur Ansar Lepas Ibnu Sina Batam Running 2026

26 April 2026 - 11:27 WIB

Gubernur Ansar saat melepas peserta lomba 10 K di Batam, Minggu 26 April 2026. F-Kominfo Kepri

Wagub Nyanyang Hadiri Halalbihalal IKPKR Jawa Barat, Pererat Silaturahmi Warga Kepri di Perantauan

25 April 2026 - 17:31 WIB

Wagub Nyanyang menerima cendera mata. (Banhub Kepri)

Gubernur Ansar Sabet Dua Penghargaan Nasional Bergengsi, Kepri Ukir Standar Baru Pembangunan Kepulauan

25 April 2026 - 13:04 WIB

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, sukses memboyong dua penghargaan bergengsi dalam ajang National Governance Awards 2026 yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Pastikan Ketahanan Pangan Kepri Aman, Wagub Nyanyang Dampingi Endipat Wijaya Kunjungi Perum Bulog Batam

24 April 2026 - 11:49 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura mendampingi Anggota Komisi I DPR RI Dapil Kepri Endipat Wijaya mengunjungi Gudang Perum Bulog di Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (24/4/2026).

Hadiri Talkshow Pendidikan Nihon Nagoya Festival 2026, Wagub Apresiasi Kreativitas Generasi Milenial Kepri

24 April 2026 - 09:55 WIB

Hadiri Talkshow Pendidikan Nihon Nagoya Festival 2026, Wagub Apresiasi Kreativitas Generasi Milenial Kepri
Trending di Kepri