Menu

Mode Gelap

Kepri

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemprov Kepri Kerjasama dengan Ombudsman RI

badge-check


					Gubernur Kepri, Ansar Ahmad foto bersama Ombudsman Republik Indonesia , Mokhammad Najih, di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Senin (15/9/2025). (Nzl) Perbesar

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad foto bersama Ombudsman Republik Indonesia , Mokhammad Najih, di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Senin (15/9/2025). (Nzl)

TANJUNGPINANG, Kepri.info – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Ombudsman Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja dalam rangka memperkuat penyelenggaraan pelayanan publik, di Aula Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Senin (15/9/2025), yang dilakukan oleh Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, dan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Penandatanganan ini juga disaksikan oleh pimpinan Ombudsman RI, Jemsly Hutabarat dan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepri, Lagat Siadari.

Kesepakatan ini diikuti seluruh bupati/walikota se-Kepri, serta Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Universitas Internasional Batam (UIB).

Adapun cakupan kerja sama meliputi pencegahan maladministrasi pelayanan publik, percepatan penyelesaian laporan masyarakat, pertukaran data dan informasi, sosialisasi dan diseminasi, hingga peningkatan kapasitas SDM.

Gubernur Ansar Ahmad menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk memastikan pelayanan publik berjalan prima.

“Saya mengajak para bupati dan walikota untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Layanan publik harus efektif, profesional, dan berkeadilan. Ketika kita menanam kebaikan, maka masyarakat akan memberi umpan balik yang baik pula bagi kita semua,” ucapnya.

Ia mengapresiasi capaian Kepri yang pada 2024 berhasil meraih zona hijau penilaian kepatuhan pelayanan publik dari Ombudsman.

Menurutnya, capaian ini menjadi motivasi agar pemerintah daerah semakin konsisten meninggalkan praktik maladministrasi.

“Mari jadikan predikat ini sebagai referensi dan semangat untuk meningkatkan kualitas layanan di masa depan,” tambahnya.

Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, menyampaikan bahwa lahirnya Provinsi Kepri tak lepas dari semangat mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Ia menilai komitmen bersama ini relevan dengan arah kebijakan nasional di era Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang bersih dan akuntabel.

“Hadirnya negara harus benar-benar dirasakan, dari tingkat provinsi hingga desa. Nota kesepakatan ini adalah wujud koordinasi dan sinergi kita dalam mempercepat penyelesaian laporan masyarakat serta mencegah praktik maladministrasi,” ujar Najih.

Materi FGD yang dipaparkan Najih turut menekankan bahwa tata kelola pelayanan publik adalah kunci keberhasilan Asta Cita Pemerintahan Prabowo–Gibran, khususnya agenda reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi.

Ombudsman mengingatkan bahwa maladministrasi dalam bentuk penyalahgunaan wewenang, diskriminasi, dan kelalaian hukum bukan hanya merusak citra pemerintah daerah, tetapi juga berdampak pada ketimpangan sosial, konflik, hingga melemahkan pertumbuhan ekonomi .

Selain itu, Najih menyoroti pentingnya monitoring regulasi, pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan pengaduan masyarakat, serta budaya partisipasi publik dalam pengawasan layanan.

Dengan demikian, pelayanan publik tidak hanya menjadi kewajiban birokrasi, melainkan juga hak masyarakat yang harus terus diperjuangkan.

Kerja sama dengan UMRAH dan UIB turut membuka ruang kolaborasi akademik, mulai dari riset, pengabdian masyarakat, hingga gagasan inovatif untuk mendorong lahirnya model pelayanan publik yang adaptif dan inklusif.

Penandatanganan nota kesepakatan ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menjaga prinsip imparsialitas, transparansi, serta check and balances antara pemerintah dan lembaga pengawas eksternal.

Dengan sinergi ini, pelayanan publik di Kepulauan Riau diharapkan semakin berkualitas, responsif, dan mampu menjawab tantangan masyarakat di daerah kepulauan. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Wagub Nyanyang Buka Munas APVA ke-8, Dorong Peran Valuta Asing Dukung Stabilitas dan Ekonomi Kepri

1 Mei 2026 - 20:40 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura membuka Musyawarah Nasional Afiliasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia ke-8 Tahun 2026 yang digelar di Hotel Sahid Vanilla Nagoya, Kota Batam, Jumat (1/5).

Pemko Tanjungpinang Tegaskan Komitmen Tata Ruang, Tindaklanjuti Isu Perizinan Perumahan Cristal Abadi 3

1 Mei 2026 - 15:53 WIB

Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, Rusli, dan dihadiri Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tanjungpinang Adi Firmansyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto, Kabid Penaatan Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH, Desryati, Sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Kota Tanjungpinang M. Irfan, beserta bidang teknis terkait dari Dinas PUPR. Hadir pula pemilik Perumahan Cristal Abadi 3, Joni, bersama jajaran, Kamis (30/04)

Realisasi Investasi Triwulan Pertama, Provinsi Kepri Tertinggi di Sumatera dan Nomor 7 Nasional

1 Mei 2026 - 15:33 WIB

Peringkat Realisasi investasi triwulan Pertama tahun 2026, Provinsi Kepri berdasarkan di peringkat 7 Nasional dan Tertinggi di Wilayah Sumatera, Jumat (01/05).

Peringatan May Day, Lis Apresiasi Peran Pekerja dalam Pembangunan Daerah

1 Mei 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, S.H., Menghadiri peringati Hari Buruh Internasional atau May Day, di Terminal Sei Carang, Jumat (1/5).

Peringatan Hari Kartini, Lis Sebut Perempuan Tangguh dan Inspiratif Pilar Pembangunan

1 Mei 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH pada peringatan Hari Kartini ke-147 yang dilaksanakan di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Wali Kota, Kamis (30/4).
Trending di Tanjungpinang