Menu

Mode Gelap

Kepri

Proyeksi Nasional, Investasi di Kepri ditargetkan Mencapai 86,2 Triliun

badge-check


					Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri, Hasfarizal Handra Perbesar

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri, Hasfarizal Handra

KEPRI.INFO–Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp86,620 triliun pada tahun 2026. Hal tersebut berdasarkan target yang diproyeksikan oleh Pemerintah Pusat. Sementara target daerah berdasarkan RPJMD Tahun 2026 investasi ditargetkan mencapai 48,2 Triliun.

Target ini meningkat signifikan dibanding capaian tahun sebelumnya yang berhasil melampaui target nasional.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kepri, Hasfarizal Handra mengatakan bahwa realisasi investasi pada tahun 2025 lalu melampaui target nasional.

“Pada tahun 2025 realisasi investasi Kepri mencapai 64,675 Triliun dari target nasional sebesar 57,890 Triliun dan target RPJMD mencapai 47,700 Triliun,”kata Kepala DPMPTSP Kepri, Kamis (30/04) ditemui di Tanjungpinang.

Di tahun 2026 ini, Pemprov Kepri optimis, jika target investasi yang diproyeksikan oleh pemerintah pusat tersebut bakal tercapai.

“Kita optimis. Sebab, capaian realisasi Investasi triwulan 1 tahun 2026 telah mencapai 23, 798 Trilliun. Tertinggi sumatera dan nomor 7 secara nasional,”katanya.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Kepri akan mendorong percepatan sejumlah proyek strategis, khususnya di kawasan industri dan ekonomi.

Pengembangan kawasan ekonomi di Batam melalui BP Batam serta masuknya investasi baru di Bintan menjadi fokus utama.

Ia menegaskan, DPMPTSP Kepri memiliki komitmen kuat dalam mendukung peningkatan investasi daerah.

Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar target yang ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai.

Disamping itu, Pemprov Kepri juga telah memberikan komitmen dalam mempermudah Investasi, diantaranya melalui Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi.

“Untuk mewujudkan capaian tersebut, Gubernur telah menerbitkan Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang pemberian insentif dan kemudahan investasi. Sehingga target investasi yang telah ditargetkan dapat tercapai,”tutupnya.(ADV)

Redaktur: Eb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

2 September 2026 - 21:10 WIB

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor

25 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Dari Aceh hingga Papua, Sucofindo Salurkan 70 Bantuan CSR, Bintan Terima Sumur Bor
Trending di Kepri