KEPRI.INFO,BINTAN — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70, PT Sucofindo menyalurkan bantuan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) di berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya berupa pembangunan sumur bor untuk masyarakat Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Bantuan sumur bor tersebut dibangun di Masjid At-Taubah dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bagi masyarakat di sekitar masjid.
Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna, mengatakan pada 2026 pihaknya menyalurkan sebanyak 70 titik bantuan CSR yang tersebar dari Aceh hingga Papua.
Menurutnya, hingga saat ini realisasi program tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.
“Menjelang HUT Sucofindo yang ke-70 pada 22 Oktober 2026, semua progres telah selesai,” kata Sandry, Selasa (25/8/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah bantuan juga disalurkan di wilayah Kepri, di antaranya Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan.
Program tersebut tidak hanya berupa pembangunan sumur bor, tetapi juga menyasar pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Bantuan CSR bukan hanya sumur bor, tetapi juga bantuan lainnya berupa UMKM, modal usaha, dan sertifikasi yang tersebar. Pemberian tersebut dilakukan secara merata di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Selain bantuan fisik dan dukungan terhadap UMKM, Sucofindo juga memberikan berbagai pelatihan, di antaranya terkait label halal serta pendampingan dan pembuatan konten bagi pelaku usaha.
Sandry menegaskan, penyaluran bantuan CSR dilakukan berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di masyarakat. Program tersebut tidak semata-mata berdasarkan permintaan, tetapi juga berdasarkan kajian dan kebutuhan yang dinilai penting oleh Sucofindo.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamur mengapresiasi bantuan yang diberikan Sucofindo, khususnya pembangunan sumur bor di Masjid At-Taubah.
“Dengan adanya bantuan ini, semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada,” ujar Nyanyang.
Ia juga menyambut baik program Sucofindo yang menyasar pelaku UMKM melalui bantuan dan pelatihan.
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus mendukung program bantuan dari pemerintah pusat maupun pihak swasta kepada daerah, terlebih Kepri merupakan salah satu wilayah investasi.
“Pelatihan-pelatihan yang diberikan Sucofindo dapat membuat pelaku UMKM kita naik kelas,” pungkasnya.
Penulis: Yuli
Redaktur: Eb







