BINTAN, Kepri.info – Banjir rob melanda sejumlah wilayah di Bintan, salah satunya wilayah Tanjunguban, tepatnya di depan Pelabuhan Bulang Linggi.
Banjir air laut itu mulai terasa sejak pukul 08.00 WIB dan pukul 09.00 WIB mencapai titik yang cukup tinggi dan menggenangi seluruh bagian aspal jalan.
Anto, salah seorang pengendara sepeda motor mengaku terkejut saat melintas dan berputar arah untuk menghindari banjir rob tersebut.
“Airnya cukup tinggi, habis motor kalau kena air laut, mesti dicuci ulang biar tak karat,” ungkapnya, Sabtu (6/12/2025) pagi.
Ia mengatakan, dampak banjir rob tersebut membuat banyak pengemudi yang putar arah, kecuali kendaraan roda empat yang melintas dan tidak bisa berputar arah.
“Ada juga yang terabas banjir, kalau pos lalu lintas dah tergenang. Sampai arah pintu masuk Pertamina banjirnya,” jelasnya.
Sementara itu, Roy pengemudi lainnya mengaku sudah mengetahui adanya banjir rob melalui pengumuman di media sosial dan media masa, sehingga ia mencari jalur alternatif untuk ke Pelabuhan Bulang Linggi.
“Ya kita cari jalan lain, kalau wisatawan yang datang lewat Bulang Linggi, sudah pasti kena banjir,” ucapnya. (Jendaras)






