Menu

Mode Gelap

Kepri

Cegah Barang Ilegal, Balai Karantina dan Bea Cukai Kepri Gelar Patroli Laut

badge-check


					Konferensi Pers Hasil Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya Dan Jaring Wallacea Semester 1 Tahun 2025 Dan Lauching Satgas Pemberatasan Penyelundupan, di Aula Pangkalan Sarana Operasi Bea Dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun, Rabu (30/7/2035). (Badan Karantina Indonesia) Perbesar

Konferensi Pers Hasil Operasi Patroli Laut Terpadu Jaring Sriwijaya Dan Jaring Wallacea Semester 1 Tahun 2025 Dan Lauching Satgas Pemberatasan Penyelundupan, di Aula Pangkalan Sarana Operasi Bea Dan Cukai Tipe A Tanjung Balai Karimun, Rabu (30/7/2035). (Badan Karantina Indonesia)

KARIMUN, Kepri.info – Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepri bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau memperkuat sinergi dalam menjaga wilayah perairan Indonesia khususnya di perairan Kepulauan Riau (Kepri) melalui giat operasi patroli laut terpadu jaring Sriwijaya dan jaring Wallacea di wilayah perbatasan, Selasa (29/7/2025).

Dalam operasi tersebut Karantina Kepri turut andil dalam upaya pengawasan dan penindakan terhadap lalu lintas barang, terutama komoditas pertanian, perikanan dan produk turunannya yang dilalulintaskan tanpa lapor karantina.

Kepala Karantina Kepri, Herwintarti mengatakan bahwa pengawasan bersama ini menunjukkan keberhasilan sinergi antar instansi dalam peningkatan efektivitas karantina untuk kepentingan negara.

“Keberhasilan ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang perencanaan, strategi, dan sinergi yang matang. Koordinasi intensif antara Karantina dan Bea Cukai menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga pintu-pintu masuk dari ancaman peredaran barang ilegal maupun komoditas hewan, ikan dan tumbuhan yang tidak terjamin akan kesehatannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan wilayah Kepri yang berbatasan langsung dengan 2 negara yaitu Malaysia dan Singapura menjadikan Kepri sebagai salah satu pintu gerbang utama keluar masuknya berbagai barang baik legal maupun ilegal.

“Karenanya perlunya pengawasan terpadu antara Karantina dan Bea Cukai dalam mencegah peredaran komoditas ilegal yang tidak terjamin kesehatannya, sehingga dapat mengancam ketahanan pangan dan kelestarian sumber daya hayati Indonesia,” jelasnya.

Secara khusus Karantina dan Bea Cukai mencatat 4 kali (Mei – Juli 2025) hasil penindakan terhadap komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang tidak memenuhi ketentuan perkarantinaan maupun kepabeanan dengan total volume mencapai 824,5 ton dan telah dilakukan penanganan secara sinergis bersama Badan Karantina wilayah Kepulauan Riau melalui pemusnahan dan penindakan pidana terhadap pelaku pelanggaran.

“Sinergi, kolaborasi dan koordinasi yang kuat adalah kunci utama dalam menjaga perairan dan kedaulatan ekonomi Indonesia. Keberhasilan operasi ini tidak terlepas dari kontribusi semua pihak dalam upaya mencegah masuk dan tersebarnya barang ilegal dan berbahaya dari luar wilayah Kepri,” tegasnya.

Selama pelaksanaan operasi terpadu ini tercatat total 16 pencegahan terkait produk ekspor-impor ilegal, seperti bahan pokok dan barang pabean lainnya.

Sebagai penutup dari rangkaian kegiatan, digelar upacara penutupan patroli laut terpadu jaring Sriwijaya dan jaring Wallacea yang berlangsung, di Aula Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe A, Tanjung Balai Karimun.

Atas capaian tersebut, Direktur Jenderal Bea Cukai, Letjen TNI (Purn), Djaka Budhi Utama mengapresisasi apresiasi atas keberhasilan seluruh unsur pelaksana operasi itu. (Nzl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Wagub Kepri Apresiasi Proyek BHL FPSO di Karimun, Dorong Ketahanan Migas dan Investasi

24 Juli 2026 - 15:06 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi dimulainya pemotongan baja perdana (first steel cut) Proyek Bahtera Haluan Lestari Floating Production Storage and Offloading (BHL FPSO) yang dilaksanakan PT Saipem Indonesia Karimun Yard di Kabupaten Karimun, Kamis (23/7/2026).

Diduga Terobos Lampu Merah, Pengendara Yamaha Soul GT Tabrak Pejalan Kaki di Simpang Pamedan

24 Juli 2026 - 13:40 WIB

Korban Laka Lantas di Lampu Merah Pamedan, Jumat (24/07) sekira pukul 13.10 Wib. Foto-Kepri.info

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

23 Juli 2026 - 10:01 WIB

Kemendagri Apresiasi Komitmen Pemprov Kepri Wujudkan Posyandu Enam Bidang SPM

Satlantas Polresta Tanjungpinang Edukasi Pelajar SMKN 4 Lewat Program Police Goes To School

21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Satlantas Polresta Tanjungpinang melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar kegiatan Police Goes To School dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 4 Tanjungpinang

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah Dibahas Lanjut

21 Juli 2026 - 09:24 WIB

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Riau dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah
Trending di Kepri