Menu

Mode Gelap

Kepri

Diharapkan Semakin Menjangkau Pulau-pulau di Kepri

badge-check


					Diharapkan Semakin Menjangkau Pulau-pulau di Kepri Perbesar

ADVETORIAL
Diharapkan Semakin Menjangkau Pulau-pulau di Kepri

KEPRI.INFO, TANJUNGPINANG – Sekdaprov Kepri H.T.S Arif Fadilah mengapresiasi dan mendukung penuh proses migrasi sistem Bank Syariah Indonesia. Hal tersebut untuk memperlancar operasional bank hasil merger dari Bank Syariah Mandiri (BSM), Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRIS), dan Bank Nasional Indonesia Syariah (BNIS).

“Pemprov pasti mendukung proses migrasi sistem ini. Perbankan merupakan salah satu sektor yang vital dalam membantu percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini,” kata Sekda Arif saat beraudiensi dengan Kepala Cabang BSI Tanjungpinang di Ruang Kerja Sekda Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Dompak, Jum’at (11/6).

Sekda Arif juga berharap dengan mergernya ketiga bank syariah tersebut dapat membesarkan nama bank syariah. Selain itu kehadirannya agar dapat menjangkau daerah-daerah kepulauan di Kepri.

“Dengan mergernya ketiga bank ini, wilayah operasionalnya dapat menjangkau pulau-pulau di Kabupaten dengan memanfaatkan jaringan BRIS dan BNIS yang sudah ada di hampir setiap Kabupaten di Kepri,” ujar Sekda Arif.

Diharapkan Semakin Menjangkau Pulau-pulau di Kepri

Sementara itu Kepala Cabang BSI Tanjungpinang Budi Firmansyah Abbas menyampaikan bahwa proses merger ketiga bank syariah tersebut dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2021 yang lalu. Tujuannya adalah untuk menjadi salah satu bank syariah yang bisa bersaing secara global.

“Saat ini BSI sudah berada di urutan kelima Bank terbesar secara nasional. 5 tahun ke depan, kita berharap dapat masuk ke Top Ten Global Islamic Bank,” ungkap Budi.

Maksud audiensi BSI Cabang Tanjungpinang dengan Pemprov Kepri adalah untuk memohon dukungan atas rencana migrasi sistem secara bertahap dari tanggal 14 Juni hingga 1 Juli 2021 yang akan datang. Sistem yang digunakan adalah sistem BSM sehingga nasabah yang akan bermigrasi adalah nasabah BRIS dan BNIS.

“Total nasabah di Kepri di luar Batam ada sekitar 1500 yang akan bermigrasi. Proses migrasi sudah kita atur mekanismenya sehingga tidak akan menimbulkan kerumunan di masa pandemi ini,” kata Budi.

Budi juga menyampaikan BSI memiliki aset sebesar 240 triliun rupiah. Juga SDM mencapai 20.000 orang, yang diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik hingga pelosok.

Narasi/Foto: Humprohub Kepri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency

10 September 2026 - 19:49 WIB

Bintan Raih Silver Award IMT-GT Green City Award Kategori Circular Economy dan Resource Efficiency

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

9 September 2026 - 13:24 WIB

Belanja Perubahan APBD Kepri 2026 Tembus Rp3,625 Triliun, Naik Rp81,3 Miliar

Labkesmas Kepri Dibangun Rp18 Miliar, Kemendagri Verifikasi Kesiapan Kelembagaan

9 September 2026 - 09:32 WIB

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus memperkuat sistem kesehatan masyarakat di tengah kondisi geografis daerah yang terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan.

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

2 September 2026 - 21:10 WIB

Polemik Bazar Festival Mooncake 2026 Memanas, Ketua Panitia: Kalau Mau Demo, Demolah!

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan

26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Jamintel Kejagung RI Hadiri Pengukuhan ABPEDNAS dan Srikandi Jaga Desa se-Kepri di Bintan
Trending di Kepri