Menu

Mode Gelap

Bintan

Karantina Kepri Dukung Hilirisasi Durian Bintan

badge-check


					Keterangan Foto: Kepala Karantina Kepri pada saat supervisi hilirisasi komoditas durian di Kab. Bintan pada Senin (19/05/2025), (Badan Karantina Indonesia). Perbesar

Keterangan Foto: Kepala Karantina Kepri pada saat supervisi hilirisasi komoditas durian di Kab. Bintan pada Senin (19/05/2025), (Badan Karantina Indonesia).

BINTAN, Kepri.info – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) terus meningkatkan komitmennya dalam mendukung peningkatan daya saing komoditas unggulan daerah melalui percepatan hilirisasi komoditas durian. Sebagai salah satu buah tropis primadona Indonesia, durian memiliki prospek fantastis dan potensi ekonomi yang sangat besar, tidak hanya dalam bentuk buah segar tetapi juga dalam berbagai bentuk produk olahan.

“Proses hilirisasi ini diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dan memperluas akses pasar produk hortikultura lokal,” ujar Herwintarti, Kepala Karantina Kepri pada saat supervisi hilirisasi komoditas durian di Kab. Bintan pada Senin (19/05/2025).

Permintaan terhadap buah durian mengalami peningkatan signifikan dari berbagai negara tujuan ekspor seperti Tiongkok, Singapura, hingga kawasan Timur Tengah. Oleh karena itu, aspek mutu, keamanan pangan, serta jaminan kesehatan komoditas menjadi faktor penting yang terus diperkuat, agar komoditas durian dapat diterima di pasar internasional.

“Kami siap membantu fasilitas hilirisasi durian ini, untuk persiapan ekspor ke Cina silahkan diurus GACC-nya, untuk penerbangan langsung nanti bisa kita sampaikan kepada maskapai penerbangan,” tambah Herwintarti.

Karantina Kepri mencatat, pada tahun 2024 telah memberi layanan sertifikasi durian domestik keluar dari Provinsi Kepri dengan berbagai daerah tujuan sebanyak 61,8 ton yang memiliki nilai ekonomi sekitar Rp6,7 miliar, adapun sentra produksi durian sesuai data tersebut berada di Pulau Kundur, Kab. Karimun dan Pulau Bintan.

Ko Along, pengusaha muda pertanian durian di Bintan menyampaikan bahwasannya petani maupun pengusaha dapat mengembangkan potensi sumber daya alam yang memadai di Kab. Bintan untuk penyediaan bahan pangan, pengembangan pertanian yang dipadukan dengan tujuan wisata, karena Bintan sangat terkenal sebagai daerah wisata laut dan resort.

Ko Along telah berhasil menanam sekitar 256 batang durian yang telah memasuki fase generatif di Desa Lengkuas, Bintan Timur. Setelahnya, ia kembali membuka lahan seluas 55 hektar di Kec. Toapaya yang sudah ditanami sekitar 3800 batang durian. Hamparan lahan durian yang memiliki bukit dan lembah menawarkan panorama pemandangan alam dan harapan cerah nan indah terpampang di depan mata.

“Pasar durian masih terbuka lebar, baik untuk kebutuhan lokal maupun luar negeri, jika memungkinkan dan mendapat dukungan dari pemerintah, akan ia siapkan buah durian sesuai selera pasar. Adapun saat ini varietas durian yang sudah dikembangkan adalah durian musang king dan durian duri hitam,” ungkap Ko Along.

Lebih dari itu, hilirisasi juga mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat, khususnya petani, UMKM, dan pelaku industri pengolahan buah. Pemerintah secara aktif mendorong sinergi antara petani, koperasi, pelaku usaha, dan lembaga karantina untuk memastikan keberlangsungan produksi yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Barantin berkomitmen memastikan bahwa setiap produk durian dan olahannya yang dilalulintaskan telah memenuhi standar keamanan dan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Hilirisasi bukan sekadar peluang pasar, melainkan bagian dari upaya strategis penguatan ketahanan pangan berbasis lokal,” tutup Herwintarti. (Redaksi/rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Wagub Nyanyang Hadiri Peresmian Sekretariat HKTI, Dorong Penguatan Organisasi Petani Hadapi Tantangan Pangan

30 Juni 2026 - 09:01 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, menghadiri Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kepulauan Riau di Batam, Senin (29/6/2026).

HMKB Soroti Dugaan Kelalaian Pelayanan ASDP Tanjung Uban

29 Juni 2026 - 19:34 WIB

Penumpang tujuan Batam saat menunggu proses Boarding di Pelabuhan RoRo Uban, Senin (29/06) sore.

Wagub Nyanyang Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Kepri

29 Juni 2026 - 16:29 WIB

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura resmi dilantik sebagai Ketua DPD HKTI Provinsi Kepri Masa Bhkati 2026 - 2031 oleh Ketua Umum DPP HKTI Indonesia Sudaryono bertempat di Ballroom Hotel Harmoni One Kota Batam, Senin (29/6/2026).

Hadiri Reuni PGAN, Ansar: Perkuat Silaturahmi dan Semangat Pengabdian untuk Daerah

28 Juni 2026 - 10:29 WIB

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Reuni Akbar Alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Tanjungpinang Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (27/6) malam.

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri

27 Juni 2026 - 17:19 WIB

Gubernur Ansar Buka Dragon Boat Race 2026, Lestarikan Budaya Bahari dan Dongkrak Pariwisata Kepri, Jumat (26/06)
Trending di Kepri