oleh

Kemenpar RI Minta Pemko Pinang Segera Siapkan RT/RW Penyengat

-Pinang-21135 views
Pulau Penyengat.
Foto dok Kemendikbud

Tanjunngpinang, Kepri.Info-Kemenpar RI meminta kepada Pemko Tanjungpianang, agar segera menyiapkan tata ruang wilayah (RTRW) Pulau Penyengat. Mereka khawatir jika penyengat tak punya RTRW, pembangunan pulau tersebut tidak akan terarah ke depan.

Pemintaan tersebut disampaikan Asdep Pengembangan Destinasi Kemenpar RI Lokot Enda Ahmad ketika melakukan dialog dengan Walikota Tanjungpinang, Syahrul Jumat kemarin.

Walikota pada kesempatan tersebut didampingi Kadis PUPR Hendri, Ka.Balitbang Suryadi, Kadisbudpar Syafaruddin. Sedangkan Lokot didampingi Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah Relegi Tradisi dan Seni Budaya Kemenpar RI Tendi Nur Alam.

Lokot mengatakan perhatian Kemenpar terhadap Pulau Penyengat sangat besar, sayang sejauh ini Penyengat belum mempunyai RTRW

” Ini yang harus digesa oleh Pemko Tanjungpinang,”ucapnya.

Lokot khawatir, pembangunan pulau tempat asal usul Bahasa Indonesia itu ke depan tidak terarah.

“Hal ini sangat disayangkan jika itu sampai terjadi,”ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Syahrul meminta dinas terkait yakni PUPR dan Bapelitbang untuk segera menyusun perangkat RT/RW Pulau Penyengat.

“Segerakan untuk membentuk RT/RW yang ada di Pulau Penyengat, agar nantinya pembangunan di pulau itu dapat berjalan dengan lebih baik,”ungkapnya.

Permintaan tersebut diamini oleh Kadis PUPR dan Ka.Bapelitbang yang hadir pada acara yang digelar di aula Bapelitbang Kota Tanjungpinang itu.

Pada kesempatan tersebut Tendi Nuralam mengatakan Pemko juga perlu membangun taman atau hutan di Pulau Penyengat. Gunanya selain menambah destinasi baru juga bisa dijadikan tempat resepan air.

Kata Tendi, persoalan air di Pulau Penyengat akan menjadi dilema yang harus dicarikan solusinya mulai dari sekarang.

“Saat musim kemarau, masyarakat di sini sudah kesulita mencari air. Ini problem yang harus dicarikan solusinya,”ungkapnya.

Tendi khawatir seiring dengan pertumbuhan penduduk, persoalan air ini akan menjadi problem khusus yang perlu dicarikan solusinya.

“Saat ini saja jika musim kemarau panjang sebagian orang Penyengat sudah pada beli air, baik itu untuk menyuci maupun mandi,”pungkasnya.

Tendi juga mengatakan untuk pembagunan hutan kota tersebut Kemenpar akan mendukung dan memperjuangkan di Pusat.

“Untuk realisasi pembangunan hutan kota ini, kita akan bekerjasama dengan pihak Kementerian kesehatan dan Kehutanan Republik Indonesia,”ungkapnya.
Redaksi

Komentar

News Feed