Menu

Mode Gelap

Bintan

Aktivitas Tambang Dengan Truk Fuso Secara Ilegal, Andi Cori Ancam Akan Lapor Pemerintah Pusat

badge-check


					Aktivis Provinsi Kepulauan Riau, Andi Cori Patahudin menyoroti aktivitas pertambangan pasir ilegal di Kabupaten Bintan dengan menggunakan truk Fuso. Perbesar

Aktivis Provinsi Kepulauan Riau, Andi Cori Patahudin menyoroti aktivitas pertambangan pasir ilegal di Kabupaten Bintan dengan menggunakan truk Fuso.

KEPRI.INFO–Aktivis Provinsi Kepulauan Riau, Andi Cori Patahudin menyoroti aktivitas pertambangan pasir ilegal di Kabupaten Bintan dengan menggunakan truk Fuso.

Hal tersebut dikatakan Andi Cori Patahudin kepada sejumlah awak media di Kota Tanjungpinang, Jum’at (19/06).

“Mari kita wujudkan tambang sesuai aturan. Stop tambang ilegal yang menggunakan truk Fuso yang dapat merusak fasilitas umum yakni Jalan. Disamping itu, aktivitas truk Fuso berpotensi mengancam keselamatan masyarakat di Jalan Raya,”kata Andi Cori.

Berdasarkan hasil penelusuran timnya, aktivitas tambang di Malang Rapat, Kabupaten Bintan, ditemukan aktivitas tambang dengan skala besar.

“Ini bukan lagi tambang rakyat. Akan tetapi penambang besar. Sebab, mereka menggunakan truk Fuso maupun alat-alat berat,”tegasnya.

ACP sapaannya, memberikan deadline waktu bagi para pengusaha Tambang yang menggunakan truk Fuso ini.

“Jika himbauan kami dalam waktu 1X24 jam tidak di indahkan, maka kami akan melaporkan peristiwa ini kepada pemerintah pusat,”Jelasnya.

Cori memahami, jika pasir merupakan kebutuhan bagi pembangunan di Kepri. Akan tetapi, aktivitas pertambangan tidak boleh menggunakan alat-alat besar.

“Kami memahami, bahwa kebutuhan pasir di Kepri sangatlah diperlukan. Akan tetapi aturan tidak boleh di abaikan. Kita tidak mempersoalkan penambang rakyat. Yang kami persoalkan adalah tambang raksasa,”ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai pemberitaan media, tokoh yang diduga terlibat dibalik pertambangan raksasa ini adalah mantan anggota DPD RI.

“Kami mendapatkan informasi, bahwa pengusaha ini merupakan mantan anggota DPD RI. Kalau biasanya kita sebut pak Tua,”tutupnya.

Redaktur: Eb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Kejari Bintan dan KPU Tandatangani PKS, Perkuat Sinergi Kelembagaan di Bidang Hukum

28 Juli 2026 - 16:07 WIB

Kejari Bintan dan KPU Tandatangani PKS, Perkuat Sinergi Kelembagaan di Bidang Hukum

732 WBP Lapas Kelas IIA Tanjungpinang Terima Bantuan Paket Makanan dari Seruni Kabinet Merah Putih

28 Juli 2026 - 15:57 WIB

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Tanjungpinang, Tama Surakhman,

Jalan Masuk Kampung Banjar Baru Masuk Usulan Musrenbang, Dinas PU Jelaskan Proses Penanganan

27 Juli 2026 - 14:14 WIB

Kepala Dinas PUPRP Bintan, Wan Affandi

Peringati Hari Anak Nasional, Tiga Anak Binaan LPKA Batam Bebas Murni Usai Terima Remisi

23 Juli 2026 - 13:15 WIB

Dua dari Tiga anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Batam menghirup udara bebas setelah menerima Pengurangan Masa Pidana (PMP) atau remisi dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Kamis (23/7/2026).

DPMPTSP Kabupaten Bintan Luncurkan LAKSAMANA BENTAN, Wujudkan Pelayanan Perizinan Kolaboratif hingga Menjangkau Masyarakat Pesisir

22 Juli 2026 - 16:07 WIB

DPMPTSP Bintan Meluncurkan Program Inovasi Laksamana Bintan
Trending di Bintan