Menu

Mode Gelap

Kepri

Pelamar CPNS Serbu Percetakan di Tanjungpinang untuk Beli Materai Konvensional

badge-check


					Materai Konvensional sebagai syarat sah pendaftaran CPNS, Selasa (10/9/2024)-Hendrik Perbesar

Materai Konvensional sebagai syarat sah pendaftaran CPNS, Selasa (10/9/2024)-Hendrik

Pelamar CPNS Serbu Percetakan di Tanjungpinang untuk Beli Materai Konvensional

Materai Konvensional sebagai syarat sah pendaftaran CPNS, Selasa (10/9/2024)-Hendrik

 

 

TANJUNGPINANG,Kepri.info – Pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Serbu Percetakan di Tanjungpinang untuk Beli Materai Konvensional sebagai syarat sah pendaftaran.

Pemberlakukan materai konvensional ini sudah sesuai aturan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) usai e-materai mengalami gangguan signifikan secara nasional beberapa waktu lalu.

Salah satu karyawan percetakan Kinarjaya yang berada di Jalan Raja Haji Fisabillillah Kilometer 8 bernama Danu Setiawan, mengaku penjualan meterai tempel meningkat pesat sejak beberapa hari belakangan.

Menurutnya fenomena berburu materai dari pelamar baru pertama kali ia rasakan saat pembukaan CPNS di tahun 2024.

“Kalau tahun tahun kemarin itu kan masih pakai materai online, materai biasa tidak berlaku, sekarang aja baru bisa,” katanya, Selasa (10/9/2024).

Bahkan ia mengungkapkan stok kebutuhan materai nya ludes dalam hitungan jam saat awal awal kebijakan materai diberlakukan.

“Biasanya kami hanya stok satu papan materai saja yang isinya 50 lembar materai 10 ribu, sekarang minimal beli 2 hingga 4 papan, karena ratusan orang yang beli,” ungkapnya.

Hal serupa juga dialami toko percetakan Lingga Printing, seorang karyawan bernama Akbar juga mengalami hal yang sama.

Awalnya ia disarankan oleh pelanggan untuk menyetok lebih banyak materai konvensional usai mendapat kabar bahwa materai tempel akan diburu oleh pelamar.

Dari info tersebut tokonya langsung menyetok 5 papan meterai tempel untuk kebutuhan pelamar CPNS yang dijualnya per satu lembar sebedar Rp. 12 ribu.

“Kaget juga, rupanya banyak yang beli, untung kami cepat stok, alhamdulillah untung,” ujarnya.

Sebagai informasi, BKN mengumumkan perpanjangan batas waktu pendaftaran yang semula tanggal 6 September menjadi tanggal 10 September 2024.

Perpanjangan tersebut dilakukan usai gangguan massal yang terjadi pada sistem e-materai.

Namun saat ini, jelang beberapa jam penutupan pendaftaran, BKN sudah dahulu memperbolehkan pelamar untuk memilih penggunaan baik materai online mampun materai konvensional sebagai syarat sah saat mendaftar. (rik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Prima dan Humanis bagi Pekerja Migran

8 Juni 2026 - 17:46 WIB

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Drs. Mukhtarudin bersama Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri saat melakukan kunjungan di di Provinsi Kepulauan Riau, Senin (08/06)

Gubernur Ansar: Hulubalang Harus Jadi Penjaga Marwah Adat dan Perekat Kehidupan Masyarakat Melayu

8 Juni 2026 - 10:37 WIB

Pelantikan Hulu Balang LAM Kepulauan Riau, Senin (08/06)

PERSAKMI Kepri Apresiasi Atensi Bupati Bintan dalam Pengendalian Malaria

5 Juni 2026 - 22:33 WIB

Ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI) Provinsi Kepulauan Riau, Abdul Rauf Rahim

IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri

4 Juni 2026 - 13:51 WIB

IPDA Zulhamsyah Putra Resmi Dilantik, Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri

Gubernur Ansar Ahmad Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, Disematkan Mendagri Tito Karnavian

3 Juni 2026 - 08:41 WIB

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Bidang Pemerintahan dalam Pengelolaan, Pengembangan, dan Pembangunan Kelautan dan Perikanan Tahun 2025.
Trending di Kepri