KEPRI.INFO,BATAM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau berkolaborasi dengan Polda Kepri dan Badan Pengusahaan (BP) Batam menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Merawat Kebutuhan Dasar Warga Batam: Air Bersih”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 11 November 2026.
Ketua Panitia FGD, Herry Sembiring, menyampaikan kolaborasi lintas sektor ini sangat penting mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang vital bagi masyarakat.
“Air bersih memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan, mendukung aktivitas rumah tangga, serta menunjang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Kota Batam secara keseluruhan,” ucapnya.
Sebagai kawasan industri, perdagangan, pariwisata, dan investasi yang berkembang pesat, Batam membutuhkan pengelolaan sumber daya air yang terencana dan berkelanjutan dengan dukungan seluruh masyarakat.
“Isu pengelolaan waduk sebagai sumber air baku serta penyediaan air bersih bagi warga memerlukan pemahaman, pengawalan, dan kepedulian bersama dari berbagai pihak,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PWI Kepri, Saibansah Dardani, menjelaskan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan insan pers ini diharapkan menjadi ruang dialog, edukasi, dan sosialisasi publik yang luas.
“Upaya menjaga ketersediaan air bersih tentu tidak bisa dibebankan hanya kepada pengelola layanan air atau pemerintah. Semua pihak perlu terlibat aktif, mulai dari perilaku hemat air di rumah hingga kepedulian terhadap kelestarian sumber air itu sendiri,” ujarnya.
Tujuan Penyelenggaraan FGD yakni Mensosialisasikan program pengelolaan waduk dan penyediaan air bersih bagi masyarakat Kota Batam.
Meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sumber air baku.
Mengajak seluruh warga Batam untuk mulai menghemat penggunaan air bersih sehari-hari.
Membangun sinergi yang kuat antara pemerintah, Polda Kepri, insan pers, pengelola layanan air, dan masyarakat.
Memperkuat peran pers sebagai sarana edukasi publik melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang
Kegiatan ini akan dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah, Polda Kepri, BP Batam, pengelola layanan air, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, akademisi, mahasiswa, komunitas warga, Asosiasi Pawang Hujan Batam, serta para awak media.
Penyelenggara berharap melalui diskusi ini, informasi mengenai pengelolaan air bersih dapat tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga keberlanjutan air bersih adalah tanggung jawab kita semua bukan hanya hari ini, tetapi untuk masa depan Batam.(Rls)
Redaktur: Suaib







