oleh

Reses Di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Petrus M Sitohang Dengarkan Aspirasi Masyarakat

-Parlemen-2125 views
Tanjungpinang

Anggota komisi l DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus M Sitohang saat memberikan pemaparan terkait program KPM.

Tajungpinang, Kepri.Info– Anggota Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Petrus M Sitohang menggelar kegiatan Reses bersama warga Kecamatan Tanjungpinang Timur, pada hari Jumat (15/3/2019) di Bintan Centre.

Dalam kesempatan tersebut, Petrus mendengar beberapa aspirasi masyarakat yang ada, salah satunya progr es dari Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Dikatakan Petrus,dari sebanyak 10.300 KK, Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Tanjungpinang hanya 5281 yang masuk dalam BDT Kementerian Sosial.

Dikatakan Petrus, khusus untuk Tanjungpinang data terakhir yang direlease Dinas Sosial Pemko Tanjungpinang jumlah warga pra sejahtera saat ini terdaftar 10.300 KK.

“Jumlah itu merupakan Basis Data Terpadu (BDT) yang dimutakhirkan Kementerian Sosial tahun ini,”katanya.

Warga dari Kecamatan Tanjungpinang Timur yang hadir dalam Reses. Ini UI

Ia pun menyarankan kepada warga yang belum menerima PKH agar mendaftarkan diri ke kantor kelurahan masing-masing.

“Silahkan masing-masing mengecek kelurahan yang ada, agar dapat mengetahui apakah sudah terdata dalam BDT atau belum.

Tetapi jika data mereka belum masuk dalam BDT, sambung Petrus mereka berhak untuk dimasukkan datanya dalam BDT yang akan diusulkan melalu musyawarah kelurahan.

Selain PKH warga yang hadir dalam kegiatan reses Sitohang juga menanyakan program KIP, Bantuan Pangan Non Tunai, KIS dan bantuan bagi UKM khususnya untuk para ibu-ibu agar dapat membantu ekonmi keluarga.

Petrus M Sitohang saat berdiskusi dengan masyarakat yang hadir dalam kegiatan Reses.

Di samping itu dalam kegiatan reses Petrus, warga juga meminta bantuan program drainase untuk mengatasi banjir dari arah Gang Perkutut Batu 12 menuju Bandara RHF yang setiap tahun menjadi langganan banjir.

Dari beberapa keluhan masyarakat, Petrus Sitohang berjanji akan memasukkan permasalahan tersebut dalam usulan pokok-pokok pikirannya APBD tahun 2020.

Komentar

News Feed