Menu

Mode Gelap

Kepri

AHY Resmikan Tiga Infrastruktur Tranportasi di Kepri

badge-check


					Suasana Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, 
Agus Harimurti Yudhoyono, Menhub Dudy Purwagandy, dan Gubernur Ansar Ahmad memotong pita pada peresmian tiga infrastruktur perhubungan strategis di Kepulauan Riau, Rabu (5/11/2025). (Diskominfo Kepri) Perbesar

Suasana Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, Menhub Dudy Purwagandy, dan Gubernur Ansar Ahmad memotong pita pada peresmian tiga infrastruktur perhubungan strategis di Kepulauan Riau, Rabu (5/11/2025). (Diskominfo Kepri)

ANAMBAS, Kepri.info – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infrawil) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi meresmikan tiga fasilitas transportasi penting di Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (05/11/2025).

Ketiga proyek tersebut meliputi Pelabuhan Penyeberangan Letung, Pelabuhan Penyeberangan Sedanau, serta Gedung Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau.

Pelaksanaan yang dihadiri Gubernur Kepri Ansar Ahmad itu berlangsung di Pelabuhan Letung, Kuala Maras, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, dengan tema “Menghubungkan Pulau, Menyambung Harapan.”

Ketiga fasilitas ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat jaringan konektivitas serta pemerataan pembangunan di kawasan maritim Indonesia.

Pembangunan Pelabuhan Letung, yang dimulai pada 2022 hingga 2024, berdiri di atas lahan 8.320 meter persegi.

Sementara itu, Pelabuhan Sedanau di Natuna telah selesai lebih dulu dengan dana mencapai Rp58,7 miliar. Gedung BPTD Kelas II Kepri berdiri di atas area sekitar 10.000 meter persegi dengan dukungan APBN senilai Rp14,6 miliar.

AHY menegaskan bahwa keterhubungan antarwilayah merupakan dasar utama bagi transformasi ekonomi, terutama di daerah kepulauan seperti Anambas.

“Potensi besar Indonesia bisa terwujud jika konektivitas di darat, laut, dan udara diperkuat. Anambas menjadi contoh wilayah yang perlu dukungan itu,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa karakteristik Kepri yang dominan lautan membutuhkan pendekatan transportasi berbeda.

“Kepri tak bisa hanya berorientasi darat. Justru perbaikan transportasi laut harus menjadi prioritas agar kapasitas meningkat dan akses masyarakat makin mudah,” tuturnya. (rls)

Reporter: Nuzli Rhamadhani

Redaktur: Jendaras Karloan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Refleksi Kemerdekaan, Prof Abdul Malik: Generasi Muda Kepri Harus Hayati Perjuangan dan Manfaatkan Peluang Pendidikan

16 Agustus 2026 - 16:28 WIB

Refleksi Kemerdekaan, Prof Abdul Malik: Generasi Muda Kepri Harus Hayati Perjuangan dan Manfaatkan Peluang Pendidikan

Rumah Terancam Dilelang, Sulaiman Arofi Pertanyakan Proses Eksekusi di PA Tanjungpinang

14 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Rumah Terancam Dilelang, Sulaiman Arofi Pertanyakan Proses Eksekusi di PA Tanjungpinang

Wagub Nyanyang Kukuhkan Pengurus Marga Yap Batam 2026–2031, Dorong Pelestarian Budaya dan Kerukunan

12 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Wagub Nyanyang Kukuhkan Pengurus Marga Yap Batam 2026–2031, Dorong Pelestarian Budaya dan Kerukunan

Nyanyang Haris Pratamura Terima Anugerah Bintang Veteran Republik Indonesia

10 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Nyanyang Haris Pratamura Terima Anugerah Bintang Veteran Republik Indonesia

PWI Kepri Matangkan UKW Akbar 2026 Gratis, Empat Kelas Sudah Penuh

10 Agustus 2026 - 11:58 WIB

PWI Kepri Matangkan UKW Akbar 2026 Gratis, Empat Kelas Sudah Penuh
Trending di Kepri