oleh

Rilis “Ngawur”, Wartawan Mulai Ragukan Humas Pemko Tanjungpinang

Salah Satu Isi Rilis Pemberitaan Humas Pemko Tanjungpinang, Yang Kuat Dugaan Dibuat Tidak Sesuai Fakta Alias Ngawur.
Foto: Redaksi

Tanjungpinang, Kepri.Info – Beberapa insan pers di Kota Tanjungpinang mulai meragukan keabsahan rilis pemberitaan kegiatan Pemerintah Kota Tanjungpinang yang dikeluarkan oleh bagian Humas dan Protokol.

Pasalnya baru-baru ini, Kepala Sub Bagian Humas yang dikomandoi Elvi selama ini bertanggungjawab penuh atas penerbitan berita rilis kegiatan Pemko. Diduga mengeluarkan rilis pemberitaan tak sesuai fakta alias “ngawur”.

Dugaan tersebut juga diperkuat oleh pernyataan Walikota Tanjungpinang Syahrul yang menyatakan bahwa selama dirinya menjabat sebagai orang nomor satu di lingkungan pemerintah Kota Tanjungpinang, tidak pernah sekalipun Kasubag Humas melaporkan isi rilis pemberitaan yang dibuat.

“Saya tidak pernah mengetahui apa yang mereka rilis, mereka juga tidak pernah melaporkan kepada saya selama ini. Jadi tanya saja langsung ke yang membuat rilis,” tegasnya.

Dari isi pernyataan sang Walikota Tanjungpinang itu, hampir bisa diambil kesimpulan bahwa pihak Humas yang selama ini menjadi corong penyampai kegiatan pemerintahan kota itu, telah melakukan tindakan pembohongan publik atas rilis pemberitaan yang dimuat.

Menanggapi permasalahan ini, salah satu pewarta media online dikota itu yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, tindakan yang cukup fatal itu dapat menjatuhkan marwah sang walikota.

“Itukan sama saja sudah menipu publik, kemudian bahasa walikota juga dapat disorot, apalagi baru-baru ini ada rilis yang mana walikota mengatakan bahwa medialah yang membesarkan masalah. Kalau seperti itu bahasanya bisa-bisa marwah walikota pun bisa jatuh dimata kawan-kawan jurnalis,” kata sumber yang meminta agar namanya tak dipublish, Selasa (15/1).

Salah satu jurnalis yang sering juga mendapatkan kiriman rilis pemberitaan kegiatan Pemko Tanjungpinang Novendra juga menanggapi permasalahan ini.

Seharusnya, sambung Novendra, pihak Humas dapat lebih teliti lagi dalam mengeluarkan setiap rilis pemberitaan yang dibuat.

“Agar setiap rilis yang dikeluarkan tersebut tidak menimbulkan permasalahan seperti baru-baru ini terjadi,” katanya.

“Harus betul-betul ditulis sesuai sumbernya, siapa sumbernya, ya kita tahu sendiri Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang sering menjadi sumber didalam rilis pemberitaan Humas Pemko. Jadi pastikan betul isi rilis itu sesuai ucapan mereka, jangan sampai isi rilis tersebut dirangkai sendiri alias mengarang,” tambahnya.

Dengan adanya permasalahan ini, Walikota Tanjungpinang harusnya mengambil langkah kongkrit mengganti satu persatu anggota Humas termasuk Kepala Sub Bagian.

Tentunya langkah kongkrit tersebut sebagai salah satu jalan keluar bagi sang Walikota Tanjungpinang untuk lebih tepat memilih orang yang lebih berkompeten dan lebih bertanggungjawab dalam memuat setiap isi rilis pemberitaan kegiatan Pemko.

Langkah itu harus segera diambil sang Walikota Tanjungpinang agar keragu-raguan dalam mengutip, setiap isi rilis pemberitaan kegiatan Pemko Tanjungpinang, tidak timbul disemua benak sanubari setiap pewarta yang sering mengutip isi rilis pemberitaan yang diterbitkan.

 

Penulis: Moh Dan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed