KEPRI.INFO–Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) telah merampungkan Revitalisasi terhadap sejumlah infrastruktur di Pulau Penyengat.
Kepala Dinas PUPP Kepri, Rodi Yantari mengatakan di tahun 2026 ini, Infrastruktur jalan utama telah tuntas. Dan kini tengah fokus pada lanjutan penataan lingkungan serta sarana fasilitas umum lainnya.
“Revitalisasi Pulau Penyengat kini telah memasuki tahap ketiga yang mencakup pembangunan plaza penyambutan, penataan adat, lanskap serta storytelling dan artworks untuk memperkuat nuansa wisata budaya,'”ujarnya.
Bappenas RI bahkan mendorong Pulau penyengat menjadi destinasi wisata nasional, mencakup pembangunan museum dan tugu Bahasa untuk meningkatkan kunjungan
“Pemerintah Provinsi Kepulauan juga terus mengembangkan pulau penyengat sebagai destinasi wisata halal unggulan juga pelaksanaan konsep Pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,”jelasnya
Melalui pendekatan pariwisata regeneratif dengan melibatkan berbagai stake holder. Dinas PUPP Kepri juga terlibat langsung dalam menerapkan konsep tersebut.
Dibawah kepemimpinan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, Revitalisasi kawasan Pulau Penyengat terus dilaksanakan secara masif berbagai pembangunan telah dilakukan.
Mulai dari Penataan jalan kawasan, Perbaikan Drenaise, Pemasangan Lampu penerangan, penaatan objek wisata, penyedia fasilitas umum seperti toilet hingga pengelolaan sampah.
Tak hanya itu, pengembangan sektor Pariwisata juga melibatkan masyarakat melalui penguatan UMKM, pengelolaan homestay, serta berbagai atraksi wisata berbasis budaya lokal.
Revitalisasi Pulau Penyengat menegaskan bahwa Pulau Penyengat memiliki kekuatan besar sebagai destinasi wisata berbasis sejarah budaya dan religi yang mampu memberikan manfaat ekonomi, perbaikan lingkungan, sosial dan budaya.(ADV)
Redaktur: Suaib








