KEPRI.INFO–Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Republik Indonesia, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, melakukan kunjungan langsung ke pelayanan pemasangan Keluarga Berencana (KB) di Puskesmas Batu X, Kota Tanjungpinang, Senin (25/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wamendukbangga RI didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Dewi Kumalasari Ansar Ahmad, serta Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Tanjungpinang, Rustam, SKM., M.Si. Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka meninjau langsung seluruh rangkaian pelayanan KB yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari proses pendaftaran, konseling, hingga pelayanan pemasangan alat kontrasepsi seperti IUD dan implant.
Selain memantau pelayanan, Wamendukbangga RI juga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang memanfaatkan layanan KB gratis di Puskesmas Batu X.
Ia menanyakan informasi yang diterima peserta terkait pilihan alat kontrasepsi yang akan digunakan.
“Bagaimana ibu, mau pasang KB apa? Informasi terkait KB apa yang ibu dapatkan? Pasang yang berapa tahun?” tanya Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka kepada salah seorang peserta di ruang konseling KB.
Salah seorang peserta pelayanan KB, Anita, mengaku telah mendapatkan penjelasan lengkap dari petugas kesehatan sebelum menentukan pilihan alat kontrasepsi.
“Tadi dikasih tahu tentang KB implant, IUD, keamanan, tingkat efektivitas, serta efek samping masing-masing alat kontrasepsi. Saya memilih untuk pasang KB implant,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari pemantauan langsung terhadap kualitas pelayanan KB yang diterima masyarakat di daerah.
“Kita ingin memastikan seluruh proses pelayanan berjalan baik, mulai dari alur pelayanan, sosialisasi, konseling kepada masyarakat dalam memilih alat kontrasepsi yang tepat, hingga proses pemasangan yang sesuai dengan SOP,” jelasnya.
Ia berharap pelayanan KB di daerah dapat terus berjalan optimal sebagai bagian dari program prioritas pemerintah pusat dalam penguatan pembangunan keluarga dan pengendalian penduduk.
“Keberhasilan program KB nasional dimulai dari pelayanan yang baik di daerah. Karena itu, pelayanan seperti di Kota Tanjungpinang ini perlu terus ditingkatkan agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas,” tutupnya.(*)
Redaktur: Eb








