Menu

Mode Gelap

Kepri

Labuh Jangkar Kepri Melibatkan BUMD

badge-check


					Labuh Jangkar Kepri Melibatkan BUMD Perbesar

Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto menyampaiakan kemajuan baru  atas perkembangan pengelolaan labuh jangkar di area laut Kepri setelah rapat koordinasi bersama  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan dan Menteri Kelautan dan Perikanan RI. Luhut mendukung penuh pengelolaan, Kamis (2/7) di Nongsa Poin Marina Resort Batam.

Labuh Jangkar Kepri Melibatkan BUMDHal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi dengan Plt. Gubernur Kepri mengenai pengelolaan labuh jangkar di Kepulauan Riau dan penataan alur kabel/pipa bawah laut, Kamis (2/7).

“Suatu kemajuan lagi bagi Kepri atas usulan kita untuk melibatkan BUMD dalam pengelolaan labuh jangkar telah didukung penuh oleh Pak Luhut selaku Menko Maritim dan Investasi. Bahkan Pak Luhut meminta untuk segera dibuat berbagai regulasinya sehingga bisa cepat dinikmati daerah hasil dari labuh jangkar tersebut. Kami mengucapkan terima kasih pada keseriusan pak Luhut yang membantu menyelesaikan berbagai kendala Kepri dalam urusan labuh jangkar ini,” tutur Isdianto.

Menurut Isdianto, kebijakan Kemenko Maritim dan Investasi  ini sudah lama ditunggu-tunggu oleh Kepri dan saat ini sudah mulai mendapat titik terang.

Sebelumnya, Isdianto juga pernah menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk meminta restu diberi kewenangan untuk mengelola wilayah laut sampai 12 mil, sesuai UU Potensi Pendapatan Daerah.

Penegasan juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar  Panjaitan dalam rapat koordinasi tersebut. Luhut mengatakan pemerintah Kepri harus dapat menikmati hasil dari labuh jangkar tersebut. Pemprov Kepri diminta secepatnya untuk membuat regulasi terkait pelaksanaan di lapangan.

“Pemda setempat memang kita libatkan agar juga merasakan manfaat dari labuh jangkar ini. Tadi saya sudah minta Gubernur untuk segera membuat aturan-aturan dalam pelaksanannya nanti,” jelas Luhut.

Sekretaris Daerah Kepri, T.S Arif Fadillah turut mengucapkan rasa syukur atas kemajuan persoalan labuh jangkar di Kepri.

“Provinsi Kepri sangat berterima kasih kepada Pak Luhut, karena ini menjadi pendapatan yang baru bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi, yang kita tunggu bertahun tahun baru lah jelas ini adalah semangat baru bagi Kepulauan Riau,” ungkapnya

 

Saat ini ada 3 area  labuh jangkar yang ditetapkan dari 17 titik yang ada di Kepri, yakni zona perairan Pulau Nipah, zona Perairan Tanjungbalai Karimun,  dan zona Perairan Pulau Galang. Zona tersebut telah  disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Laut (RZWP)

Labuh jangkar, sesuai Perlibatan sesuai amanah UU Nomor 23 Tahub2014 yang terutai dalam Perda Retribusi Daerah Kepri menjadi salah satu target dari retribusi Daerah Kepri Tahun 2020.

Harapannya, penataan area labuh jangkar 12 mil laut tersebut dapat memberikan pendapatan lansung bagi Kepri, mengingat beban pembiayaan pelayanan yang menjadi tanggung jawab Kepri semakin bertambah, diantaranya pengelolaan SMA/SMK dan sekolah khusus.

“Tinggal didudukan retribusi apa saja yang dapat dimasukkan ke Provinsi,” tutup Arif.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Deputi III Kemenko Maritim Ridwan Jamaludin, para penasehat dan staf khusus Menko Marves dan Menteri KKP, Pangkorarmada 1 Laksamana Muda TNI Ahmadi Heri Purwono, Kepala Pusat Hidrografi TNI AL Laksamana Muda Harjo Susmoro, para pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekdaprov Kepri T.S Arif Fadillah, Walikota Batam sekaligus Ketua BP Batam Muhammad Rudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca juga

Relokasi UMKM Kawasan Gurindam 12 demi Kenyamanan dan Keindahan Kota, PPKTL Minta Pedagang Patuhi Kebijakan Pemerintah

24 Juni 2026 - 19:18 WIB

Desain penataan kawasan Gurindam 12 Kota Tanjungpinang

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri, Wagub Nyanyang: Objek Vital Nasional Harus Terlindungi dari Ancaman Terorisme

24 Juni 2026 - 15:53 WIB

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus memperkuat upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui peningkatan sistem pengamanan pada objek vital nasional. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui asesmen sistem pengamanan yang dilakukan di PT PLN Indonesia Power Tanjungpinang, Selasa (23/6/2026).

Kepri Targetkan Tujuh Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan

23 Juni 2026 - 15:34 WIB

Wagub Kepri dan Kepala BNPT RI Tinjau Calon Lokasi Sekolah Rakyat di Dompak

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

22 Juni 2026 - 19:58 WIB

Pemprov Kepri Raih Opini WTP Ke-16 Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Dukungan Menguat, Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa di Penyengat Segera Dimulai

21 Juni 2026 - 15:25 WIB

Di sela pelaksanaan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat Pulau Penyengat, Sabtu (20/6), Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menerima langsung dokumen dukungan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Indonesia dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Pulau Penyengat.
Trending di Kepri